Dunia sepakbola selalu penuh dengan kejutan. Di saat banyak tim memanfaatkan bulan Januari untuk melepaskan atau mendatangkan pemain, kabar mengejutkan datang dari perhelatan Piala FA. Dalam pertandingan yang digelar pada tanggal 10 Januari 2026, Macclesfield berhasil membuat kejutan besar. Tim yang berasal dari kasta tingkat keenam sepakbola Inggris ini berhasil membuat lawan mereka dalam pertandingan ini, Crystal Palace, bertekuk lutut. Kabar ini langsung menjadi perhatian penggemar karena secara pengalaman dan peringkat, seharusnya hasil semacam ini tidak mungkin terjadi. Tapi satu gol yang dicetak Paul Dawson di menit ke-43 membuat pertandingan ini menarik untuk dibahas.
Pukulan Mematikan untuk Crystal Palace
Tim dari luar liga, Macclesfield, berhasil menunjukkan kemampuannya dengan mencatatkan kemenangan terbaik di Piala FA. Perhatian dunia teralih kepada tim ini setleah mereka berhasil mengalahkan Crystal Palace dengan skor 2-1 dalam pertandingan di Stadion Leasing.com pada hari Sabtu yang lalu.
Tim yang berasal dari kasta keenam kompetisi sepakbola Inggris ini bagi beberapa orang masih cukup asing. Mereka pertama menjadi topik pemberitaan berkat reformasi internal yang dilakukan pada tahun2 020 yang lalu ketika Macclesfiedl Town dilikuidasi dan berpindah ke pemilik yang baru. Untuk searang, mereka menempati peringkat 14 di Liga Nasional Utara. Jika dibandingkan dengan Crystal Palace, peringkat kedua tim ini terpaut jauh. Macclesfield berada 117 peringkat di bawah lawannya dalam pertandingan ini. Jelas penggemar lawan mereka kecewa dengan hasil ini. Perbedaan peringkt yang sangat jauh rupanya tidak menjamin mereka harus pulang dengan tangan kosong karena yang terjadi justru sebaliknya.
Perbedaan peringkat yang sangat masif ini seolah tidak terlihat di tengah lapangan. Tim yang dibina John Rooney langsun bergerak cepat dengan mendominasi pertandingan dari awal babak pertama. Lawan mereka bahkan terlihat bermain dengan pincang dalam kesempatan ini. Mereka awalnya sangat diunggulkan untuk menang dalam pertandingan inis etleah berhasil mengangkat trofi turnamen untuk pertama kalinya setelah laga terakhir mereka di Piala FA hanya 8 bulan yang lalu.
Gol Pamungkas dari Macclesfield
Di hadapan 5.348 orang yang menyaksikan pertandingan ini, Macclesfield mencetak gol pembuka merkea hanya 2 menit sebelum babak pertama berakhir. Kapten mereka, Paul Dawson, melakukan sundulan brilian ke pojok dalma gawang setelah menerima umpan dari tendangan pojok yang dilakukan mantan pemain rival mereka, Luke Duffy.
Oliver Glasner tak ingin membuat kesalahan di babak kedua. Pelatih Crystal Palace mencoba membangun serangan balik dengan memlasukkan Will Hughes, Tyrick Mitchell, dan Brennan Johnson yang baru mereka datangkan di bulan Januari. Penambahan ketiga pemain ini membuat skuad mereka cukup bervariasi antara pemain muda dan veteran. Seharusnya mereka bisa bermain dengan lebih dominan, mengandalkan peran dari Adam Wharton, Marc Guehi, dan Yeremy Pino.
Tapi kepercayaan diri yang solid dari lawan mereka membuat pertandingan ini justru sulit untuk tim ini. Perjuangan mereka yang luar biasa kembali berbuah setelah pertandingan berjalan 1 jam. Isaac Buckley-Ricketts, masntan pemain timnas U20 Inggris dan pemain lulusan akademi Manchester City, sukses menerima umpan dan melancarkan tendangan menipu yang berhasil meleesat ke pojok bawah gawang lawan. Serangan yang dilakukan Buckely-Ricketts ini membuat Macclesfield menjadi tim non liga pertama yang berhasil mencetak 2 gol dalam laga Piala FA melawan tim dari Liga Primer Inggris sejak Kettering Town melakukannya ketika melawan Fulham di Januari 2009. Tim ini juga menjadi yang pertama melakukannya saat melawan juara bertahan sejak Runcorn melakukannay saat melawan Preston North End pada 1939 silam.
Tendangan bebas yang akurat dari gelandang Crystal Palace, Pino, di menit ke-90 berhasil dikonveresi menjadi gol hanya 6 menit sebelum pertandingan babak kedua berakhir. Tapi Elang kemudian harus membayar permainan mereka yang tumpul dan Macclesfield sukses mempertahankan keunggulan mereka sampai pertandingan berakhir.
Bangkit dari Abu dan Kalahkan Crystal Palace
Kemenangan yang mereka dapatkan membuat Macclesfiedl menjadi tim non liga pertama yang berhasil mengalahkan juara bertahan Piala FA sejak lawan mereka dalam pertandingan ini mengalahkan Wolverhampton Wanderees pada tahun 1908/09 yang lalu.
Mereka juga menjadi tim pertam ayang mencapai putaran keempat dalam musimp erdana mereka di kompetisi ini sejak Harlow Town melakukannya di 1979/80. Hanya ada 9 tim dair luar liga yang berhasil unggul dari lawan mereka yang datang dari papan atas dalam 100 tahun terakhir pelaksanaan Pijala FA. Tapi kemenangan terbaru dari Macclesfield ini menjadi sangat menarik jika mengingat perjalanan panjang yang harus mereka lalui sejauh ini.
Tim ini masih dalam suasana duka setelah kehilangan pemain depan mereka yang masih berusia 21 thaun, Ethan McLedo. Pemain ini menjadi korban dari kecelakaan mobil yang terjadi sebelum Natal. Macclesfield juga terakhir kali melakukan transfer pemain kurang lebih 6 thaun lalu sebelum pengusaha lokal, Robert Smethurst, membeli aset klub ini dan melakukan reformasi gila-gilaan bersama Robbie Savage.
Setela memasuki piramida sepakbola di kasta kesembilan, Divisi Primer Negara Bagian Barat Daya, tiga promosi dalam 4 tahun terakhir berhasil meroketkan mereka untuk masuk ke kasta keenam. Mereka juga menang Liga Primer Utara tahun lalu setelah berhasil mengumpulkan 109 poin.
John Rooney, saudara dari Wayne Rooney yang menyaksikan pertandingan ini dari tribun penonton, menggantikan peran Savage sebagai pelatih kepala mereka di musim panas lalu. Dia jelas terlihat sangat bahagia ketika mereka merayakan kemenangan terbesar dalam perjalanan singkatnya sebagai pelatih. Pria ini mengatakan kepada media kalau dia tak percaya dengan kemenangan ini. Dia tak bisa mengeluarkan pemandangan ini dari benaknya. Dia sangat terkagum-kagum. Menurutnya, mereka luar biasa dari menit pertama. Mereka berhak untuk menang dan dia tidak bisa lebih bangga kepada pemainnya.
Sementara untuk Crystal Palace, penggemar mereka terlihat sangat kecewa dengan hasil pertandingan ini. Setelah berangkat sejak dini hari dari London Selatan untuk bertarung, penggemar mereka berharap kalau pertandingan ini akan berakhri sebaliknya. Sekarang mereka harus pasrah belum pernah menang dalam 9 pertandingan di semua kompeteisi dengan kalah 6 kali dan seri 3 kali. Glasner yang melatih mereka jelas terlihat sangat kecewa setelah pertandingan memalukan ini berakhir.
Kepada media, dia menyampaikan kalau mereka mengucapkan selamat kepada Macclesfield yang menang. Mereka tidak bisa bermain dengan penuh kualitas pada hari itu dan dia tidak melihat ada pemain yang bisa menggiring bola dengan baik. Dia juga mengatakan kalau jika tidak ada yang bisa menciptakan kesempatan mencetak gol, mereka jelas bermain dengan kualitas buruk. Mereka layak kalah dan dia tak bisa menjelaskan pemandangan yang dilihatnya pada hari itu. Dia tidak bisa menemukan alasan untuk membenarkan peristiwa ini.
Untuk berikutnya, Macclesfield akan menggunakan nomor bola 30 untuk pengundian putaran keempat Piala FA. Pengundian ini akan berlangsung pada hari Senin sebelum Liverpool menjamu Barnsley di markas mereka. Macclesfiedl akan bertnding di putaran keempat Trofi FA melawan Woking di hari Selasa sebelum menjamu Oxford City di Liga Nasional Utara pada hari Sabtu. Sementar aCrystal Palace akan mengarahkan kembali fokus mereka di Liga Primer Inggris. Mereka akan bertandang ke Sunderland untuk menjalani pertandingan di 17 Januari di Stadion Cahaya.
