Lompat ke konten

Situasi Tak Pasti Ilya Zabarnyi di Paris Saint-Germain

  • oleh

Tak semua pemain cukup beruntung dengan situasi mereka sekarang. Beberapa pemain justru harus berhadapan dengan masaah yang membuat mereka khawatir. Ada banyak pemain yang harus bergulat dengan ketidakpastian. Para pemain ini harus kembali berhadapan dengan titik nadir untuk mengambil keputusan tentang langkah berikutnya bagi karir mereka. Situasi ini bisa terjadi untuk semua pemain tanpa pandang bulu. Dari Perancis, situasi ini sedang menerpa Ilya Zabarnyi. Di Paris Saint-Germain, dia sedang menakar semua situasi dengan detil sebelum bisa mengambil keputusan tentang langkah berikutnya yang akan diambil.

Terbuka dengan Peluang Transfer

Pemain Paris Saint-Germain, Ilya Zabarnyi, menjadi perhatian publik ketika namanya terpantau sebagai kandidat pemain yang akan segera mengambil sikap di bulan Januari nanti. Pemain Paris Saint-Germain ini ramai diberitakan sedang aktif mempertimbangkan kemungkinan untuk meninggalkan klub di ibukota Perancis di bulan Januari yang akan datang. Kabar ini semakin berhembus kencang setelah PSG diberitakan juga tidak terlalu menghalangi langkah pemain kelahiran Spanyol tadi. Sepak terjangnya dalam membantu timnas Spanyol dalam menjuarai Piala Dunia 2026 membuat mereka percaya kalau memang pemainnya tadi berhak untuk mendapat kesempatan tampil di klub lain yang lebih baik dan sesuai dengan keinginannya.

Bagi penggemar PSG, pemain timnas Spanyol ini masih tergolong anggota keluarga baru. Dia baru bergabung bersama mereka di musim panas tahun 2025. Dia resmi mengenakan seragam mereka setelah meninggalkan AFC Bournemouth dalam sebuah kontrak senilai 53,6 juta poundsterling. PSG awalny berharap untuk menempatkan dirinya sebagai tambahan tenaga untuk bagian belakang tengah. Tapi pada akhirnya, dia kemudian menjadi penerus dari Marquinhos. Tapi lewat semua pertandingan yang sudah dia selesaikan bersama mereka, pemain bek tengah kelahiran Ukraina ini masih gagal meyakinkan orang-orang di Paris Saint-Germain kalau dia adalah sosok yang tepat untuk membantu mereka terutama di bagian belakang.

Musim kompetisi yang baru memastikan kalau Luis Enrique masih belum cukup yakin dengan kemampuannya. Hal ini terlihat jelas dari jumlah pertandingan yang dia dapatkan dari PSG. Baru berusia 24 tahun, tapi pemain ini hanya bermain dalam 2 pertandingan. Dia juga masih belum sempat mendapat kesempatan tampil bersama mereka di Liga 1. Menurut informasi dari internal mereka, pemain kelahiran Ukraina ini berpeluang untuk masuk dalam barisan pemain yang akan dilepas klub asal Perancis tadi di musim dingin nanti.

Ilya Zabarnyi Hadapi Ketidakpastian di PSG

Para petinggi di Paris Saint-Germain bisa saja mempertimbangkan untuk berpisah dengannya paling cepat di awal tahun 2027. Keputusan ini bisa diambil jika dia dianggap gagal untuk meningkatkan kemampuan sekaligus kontribusinya bagi tim secara signifikand alam beberapa minggu ke depan.

Lalu apa yang akan terjadi seandainya Ilya Zabarnyi benar-benar meninggalkan PSG? Yang paling jelas adalah PSG akan bergerak dengan cepat untuk segera menemukan pemain pengganti. Klub yang bertahta di ibukota negeri Perancis ini sebenarnya sudah memprediksi hal ini. Mereka sudah beberapa kali mencoba mencari pemain yang bisa mengisi peran ini seandainya skenario ini terjadi. Ada beberapa nama yang intens mereka pelajari dan siap untuk didatangkan di bulan Januari yang akan datang. Bagi Paris Saint-Germain, dua pemain baru ini akan mereka kerahkan untuk mengisi bagian belakang kanan dan depan kanan.

Media-media olahraga yang mengulas perkembangan sepakboal di jerman menyebut satu nama. Marc Pubill dianggap paling cocok dengan semua kriteria yang ditetapkan oleh Paris Saint-Germain. Pemain kelahiran Spanyol ini sempat tergabung dalam skuad tim nasional Spanyol di bawah arahan dari Luis de la Fuente di Piala Dunia 2026 yang lewat. Kemampuan yang dia miliki membuatnya dipandang sebagia kandidat yang tepat untuk membantu mereka di bagian belakang. Satu kemampuannya menjadi perhatian serius dari Paris Saint-Germain. PSG memandang pemain berusia 23 tahun ini memiliki kelincahan yang patut diacungi jempol.

Marc Pubill Ditargetkan sebagai Pengganti

Pemain yang mereka incar di bulan Januari nanti bukan pemain sembarang. Dia adalah seorang pemain yang sudah mengasah kemampuannya di Atletico Madrid. Kemampuannya dalam membantu mereka mengarungi lawan-lawan bukan sebuah kemampuan yang didapatkan dari satu malam. Tapi pemain ini mendapatkan semua kemampuannya seperti sekarang melalui proses latihan dan terjun langsung ke lapangan yang sangat panjang.

Kemampuannya juga terasah berkat kesempatan yang dia dapatkan bersama tim nasional Spanyol. Dari awal bergabung bersama mereka di Atletico Madrid sampai tim nasional Spanyol, sudah ada beberapa peran yang sempat dia jalankan. Tapi dari semua posisi yang pernah dia jalankan, pemain Atletico madrid ini paling lihai ketika ditempatkan sebagai pemainb ek tengah di Atletico Madrid. Diego Simeone yang bertindak sebagai pelatih mereka punya alasan yang jela untuk mengambil keputusan ini. Dia lebih mengutamakan seorang pemain yang memiliki postur tubuh yang besar. Bagi pemain Atletico Madrid tadi, postur tubuhnya yang berada di kisaran 1,9 meter akan sangat membantu tugasnya sebagai pemain bek tengah untuk mereka.

Profil yang dia kembangkan sampai sekarang telah memenuhi kriteria yang ditetapkan oleh Paris Saint-Germain. Klub dari Perancis ini telah menghabiskan waktu selama beberapa bulan terakhir untuk mencari seorang pemain dengan kriteria seperti ini. Mereka mencari seorang pemain yang bisa bertugas di posisi tengah di bagian belakang. Mereka juga mencari seorang pemain yang bisa mencakup tugas sebagai pemain bek tengah untuk mendampingi Achraf Hakimi.

Kemampuan yang dia miliki ini memang  bukan satu-satunya pertimbangan Paris Saint-Germain sampai mereka akhirnya memilih untuk mencoba mengejar namanya sebagai target mereka di bulan Januari yang akan datang. PSG sudah mulai mempertimbangkan semua aspek yang perlu mereka perhatikan di bulan Januari nanti. Salah satu yang masuk dalam pertimbangan mereka adalah ongkos yang harus dibayarkan seandainya rencana ini yang akan dijalankan. Mereka mengetahui dari pemberitaan terakhir kalau Atletico Madrid bersedia untuk melepaskannya asalkan menerima angka yang tepat. Bagi mereka, lampu hijau hanya akan berlaku kalau mereka bisa mendapatkan paling tidak 42,5 juta poundsterling atau setara dengan 50 juta Euro.

Bagi Paris Saint-Germain angka ini bukan sesuatu yang perlu mereka perhatikan. Angka ini masih mereka anggap cocok dan bisa diusahkan apalagi untuk seorang pemain yang akan menjalnakan peran penting bersama mereka. Bagi Paris Saint-Germain, menemukan seorang pemain yang akan bisa membantu mereka untuk mengatasi dampak setelah ditinggalkan Ilya Zabarnyi jauh lebih penting daripada mengkhawatirkan tentang biaya yang harus dibayarkan. Memang mereka tidak dalam kondisi sekuat Manchester City kalau sudah bicara tentang keuangan klub. Tapi mereka juga tidak bisa dianggap remeh dalam hal keuangan. Paris Saint-Germain memiliki keuangan yang cukup kuat untuk membantu mereka menjalankan rencana-rencana transfer, terutama yang masuk dalam kategori krusial.