Lompat ke konten

Berikutnya untuk Michael Carrick di Old Trafford

  • oleh

Michael Carrick kembali masuk dalam sorotan publik. Bukan karena kinerjanya yang dianggap memberi harapan bagi Manchester United. Justru hal sebaliknya yang terjadi sekarang. Jika di musim lalu, dia mendapat pujian karena dianggap berhasil menerbangkan Manchester United, sekarang anggapan pesimis justru tumbuh subur tentang pelatih Setan Merah ini. Hasil permainan yang minim poin di beberapa minggu terakhir membuat Manchester United kembali diragukan akan bisa bermain dengan baik di musim ini. Posisinya sebagai pelatih Setan Merah sekarnag menjadi bahan perbincangan. Tak sedikit yang ragu kalau dia akan bisa tetap mempertahankan posisinya disana.

Manchester United dan Michael Carrick

Manchester United menegaskan pendirian mereka tentang pelatihnya sekarang. Michael Carrick kembali menjadi sorotan penggemar dan pengamat. Tapi kali ini bukan karena prestasi yang bisa dia berikan kepada tim. Publik mengarahkan pandangan negatif kepada pelatih Setan Merah ini karena dianggap justru menunjukkan hasil yang terbalik dengan yang dia berikan bagi timnya di musim sebelumnya. Meski demikian, Manchester United disebut tetap memberikan dukungan penuh. Mereka tetap percaya dan yakin kalau pelatih kepalanya akan bisa bekerja dengan baik di tengah perjuangan emreka di awal musim.

Setan Merah memang harus segera memperbaiki hasil permainan mereka. Tim ini harus menelan pil pahit dalam derbi Manchester. Sempat percaya diri bisa unggul dalam pertandingan ini, mereka justru harus kalah berkat gol tunggal yang dicetak lawannya di hari Minggu. Hasil ini menempatkan mereka tidak bisa bergerak banyak dari peringkat bawah klasemen.

Setan Merah mengawali perjalanan mereka di Liga Champion dengan memasuki fase liga. Mereka sempat percaya diri di fase awal setelah mengalahkan Sabah dengan skor telak 4-0. Tidak ada perlawanan praktis dari lawan mereka, memberikan dorongan moral sbaig pemain Setan Merah. Kemenangan ini sangat berarti. Tapi mereka juga paham kalau tim ini butuh lebih sering untuk menang. Ketika menang dari Sabah, mereka hanya mendapatkan 1 kali menang dan seri. Tapi merkea juga kalah 2 kali dalam hitungan 4 parti pembuka di awal musim kejuaraan ini.

Michael Carrick di Bawah Tekanan

Situasi yang dihadapi Michael Carrick di musim sekarang memang jauh berbeda dari yang dia hadapi di musim yang lalu. Publik langsung memberi tekanan keras kepada pelatih Manchester United ini setelah dianggap gagal memberikan hasil sebaik yang mereka harapkan darinya. Hasil buruk yang mereka dapatkan sampai ini membuat pelatih Setan Merah ini berada dalam tekanan yang sangat kuat. Tekanan ini terus bertumbuh menjelang pertandingan-pertandingan berikutnya yang harus mereka hadapi. Setan Merah dituntut untuk melakukan perubahan besar-besaran dalam skala fundamental untuk memastikan tim ini tidak salah dalam mengambil langkah.

Tekanan keras yang mengalir dari penggemar sampai pengamat membuat pelatih Manchester United tadi harus benar-benar mempertimbangkan setiap langkah yang akan mereka ambil. Tekanan ini seolah menjadi pertanda kalau pria yang dulu dipercaya akan menjadi penerus sebenarnya dari Sir Alex Ferguson justru sekarang harus kembali berhadapan dengan mimpi buruk yang dulu juga dialami pelatih-pelatih mereka sebelumnya. Banyak yang khawatir kalau masalah yang sama akan kembali membuatnya didepak dari klubnya. Tapi di tengah tekanan ini, ada kabar berbeda yang berasal dari pemangku kepentingan di Old Trafford. Di tengah tekanan publik yang sangat luas, ada dukungan yang mengalir dari petingdi Manchester United. Para figur senior di klub ini tetap memberikan dukungan penuh mereka kepadanya. Mereka mendukung setiap langkah yang dia ambil dan percaya klub ini akan bisa bangkit pada waktu yang tepat.

Tetap Dapatkan Kepercayaan Klub

Fabrizio Romano, seorang pengamat di bidang transfer pemain dan pelatih untuk tim sepakbola Inggris, mencoba memberi bocoran tentang situasi yang terjadi di balik layar. Dia menyampaikan kalau sampai sekarang Manchester United masih benar-benar percaya dengan pelatih mereka. Tim ini masih percaya kalau Michael Carrick akan bisa mengantarkan mereka ke masa depan yang cerah.

Pria yang sama juga menyampaikan kalau Manchester United paham betul prioritas yang harus mereka selesaikan di momen-momen tertentu di sepanjang tahun. Di musim panas, mereka paham kalau prioritas utama tim adalah menambahkan seorang pemain tambahan, terutama seorang pemain bek kiri. Mereka mencoba untuk melakukan hal ini. Tapi akhirnya jawaban yang mereka dapatkan tidak ideal. Tim ini gagal untuk mendapatkan pemain yang benar-benar mereka harapkan dengan semua karakteristik yang diharapkan langsung oleh Michael Carrick.

Sosok tadi juga menegaskan kalau Manchester United punya pandangan mereka sendiri. Tim ini tida mau sekadar mengatakan kalau mereka sudah mendapatkan pemain baru. Tim ini ingin memastikan kalau pemain yang ingin mereka berikan kontrak di Old Trafford adalah pemain yang benar-benar mereka butuhkan. Tim ini tidak ingin mendapatkan seorang pemain hanya karena antusiasme sebentar. Hal ini menurutnya yang sedang terjadi dalam tubuh mereka, setidaknya dari pemahaman orang-orang di Old Trafford.

Mereka yang mengambil keputusan di sana paham kalau ada perkembangan klub yang belum berjalan sesuai harapan. Tapi mereka memilih untuk tetap menempatkan kepercayaan penuh dan keyakinan kepada pelatih yang ada sekarang. Mereka hanya mendapat 4 poin dari 4 pertandingan di Liga Inggris. Hasil ini memang sangat mengecewakan. Tapi mereka tetap percaya diri kalau hasil yang akan datang akan menjadi lebih baik.

Dukungan ini membuat pelatih mereka akhirnya juga percaya diri untuk menjalankan tugasnya. Dari pernyataannya kepada publik, bisa diketahui kalau mereka percaya diri untuk bisa terus melangkah. Dia sebagai pelatih mereka percaya kalau tim yang dia bina adalah tim yang baik. Mereka akan menghadapi semua yang terjadi di masa yang akan mendatang dengan penuh optimisme. Dia juga menggambarkan sosok pelatih Manchester United ini sebagai pria yang sangat percaya diri. Dia percaya kalau Manchester United akan bisa memberikan hasil yang jauh lebih baik dalam hitungan beberapa minggu dan bulan ke depan. Dia percaya dampak dari perubahan yang dia lakukan bagi tim ini terutama akan semakin terlihat setelah bulan September nanti ketika tim menyelesaikan periode istirahat mereka.

Untuk saat ini dan sementara, kompetisi terus berjalan. Di tengah tekanan besar yang harus dia hadapi, pelatih Manchester United ini haorus mempersiapkan diri untuk pertandingan mereka yang berikutnya. Tim ini sudah dijadwalkan untuk mengadu kemlampuan mereka di hari Rabu. Mereka harus bertanding melawan Brighton & Hove Albion. Dalam pertandingan ini, pemain Burung Camar akan mengajukan tantangan berat bagi mereka, menguji kembali kemampuan para pemain Manchester United.

Pelatih berusia 45 tahun ini merasa posisinya masih cukup aman sekarang. Dia merasa kalau dirinya tidak dalam tekanan ekstrem yang membuatnya harus merasa khawatir. Tapi hasil kekalahan demi kekalahan yang mereka dapatkan juga meninggalkan pesan serius bagi mereka. Di titik tertentu, dia juga paham kalau ada masalah serius yang harus mereka selesaikan untuk bisa berkembang lebih baik.