Arsenal baru saja menyelesaikan satu lagi pertandingan penting mereka. Dalam Liga Primer, Arsenal kembali membuktikan dominasi mereka ketika dipertemukan dengan Bournemouth. Mikel Arteta kembali mengerahkan strateginya untuk memastikan mereka tetap aman berada di puncak klasemen. Dua gol yang dicetak dari sisi Bournemouth ke gawang mereka terbukti tidak cukup untuk menghalau laju The Gunners. Para pemain Mikel Arteta berhasil mencetak 3 gol dalam pertandingan ini. Total 5 gol tercipta dalam pertandingan ini, semuanya lahir dalam babak kedua. Sampai wasit membunyikan peluit tanda pertandingan berakhir, Arsenal berhasil mempertahankan keunggulan mereka. Tiga poin penuh akhirnya diberikan kepada skuad The Gunners usai mereka unggul tipis 3-2. Tapi pertandingan ini bukan hanya tentang Arsenal menang atas Bournemouth. Ada Bukayo Saka yang juga sukses menarik perhatian global dalam pertandingan ini.
Prestasi Diraih Bukayo Saka
Satu lagi rekor berhasil tercipta dalam dunia sepakbola. Penggemar sepakbola Inggris terkesima dalam pertandingan antara Arsenal dan Bournemouth karena dalam pertandingan ini, Bukayo Saka berhasil mencetak rekor. Pemain The Gunners ini berhasil mencapai level yang sama dengan Cesc Fabregas. Namanya sekarang tercatat sebagai salah satu pemain dengan kontribusi gol keenam terbanyak bagi Arsenal di sepanjang perjalanan mereka di sejarah Liga Primer.
Dalam pertandingan terakhir mereka, Arsenal kembali berhasil membuktikan dominasinya. Skuad Mikel Arteta berhasil unggul atas Bournemouth di hari Sabtu yang lalu. Meski mereka hanya bisa menang tipis dengan skor 3-2, tim ini tetap berhasil membawa pulang 3 poin dari pertandingan ini, semakin mengamankan langkah mereka di puncak klasemen. Jika dibandingkan dengan rival berat mereka, Manchester City, The Gunners sekarang tetap aman berada di puncak klasemen. Total ada 7 poin yang memisahkan The Gunners yang menghuni puncak klasemen dengan Cityzens yang berada persis di bawahnya.
Bukayo Saka Bangkit dari Bangku Cadangan
Skuad Mikel Arteta sempat agak tertinggal di babak pertama. Mereka menjadi yang pertama kebobolan dalam pertandingan ini. Tapi serangan balik ayng dilakukan Gabriel Magalhaes berhasil membangkitkan semangat tempur para pemain Arsenal yang lain. The Gunners semakin melangkah jauh berkat dua gol yang dicetak Declan Rice untuk tim ini. Tiga gol ini terus bertahan samapi akhir pertandingan dengan tidak ada tambahan gol untuk sisi seberang. Hasil ini membuat wasit langsung menetapkan mereka sebagai pemenang dan layak untuk membawa pulang 3 poin.
Mikel Arteta mengerahkan pemain terbaiknya untuk memastikan kemenangan mereka. Awalnya ditempatkan di bangku pemain cadangan, Bukayo Saka diputuskan untuk bermain di babak kedua. Dia kemudian berhasil melakukan asist untuk satu gol yang dilakukan Declan Rice. Partisipasinya ini sekaligus menjadi kontribusi asist ke-105 yang dilakukannya untuk tim ini dalam sejarah mereka di Liga Primer.
Meski bukan gol, tapi kontribusi asist ini sangat berharga. Hanya ada beberapa pemain lain yang berhasil melakukan asist dalam jumlah sama atau lebih banyak. Thierry Henry berhasil melakukan 249 asist disusul oleh Dennis Bergkamp dengan 181 asist dan Robin van Persie dengan 135 asist. Peringkat berikutnya dihuni oleh Ian Wright yang mencatatkan 123 asist dan Theo Walcott dengan 108 kali. Sementara di peringkat berikutnya terdapat Bukayo Saka dan Cesc Fabregas yang sama-sama berhasil melakukan 105 kali.
Kans Arsenal Juarai EPL
Seperti pepatah yang umum di Inggris, asist sejumlah ini merupakan tanda bagi seorang pemain untuk terus berkiprah tanpa harus terikat pada kewajiban untuk mencetak gol. Dengan bantuan pemain seperti dirinya, The Gunners telah mampu bermaind engan cukup konsisten dan menunjukkan kalau mereka bisa bermain dan memberikan hasil positif.
Tim ini sempat harus tertahan langkahnya oleh Wolverhampton Wanderers di awal bualn Desember. Tapi kemudian mereka berhasil kembali bangkit dan mengumpulkan 3 poin dari lawannya. Mereka kemudian sempat unggul di awal dengan 2 gol saat bertarung melawan Bournemouth di hari Sabtu. Tpai mereka kemudian masih berhasil untuk melawan tekanan dari tim Ceri setelah tuan rumah mencetak gol kedua mereka. Untuk Arsenal bisa menang dalam komeptisi ini, merkea harus terus melanjutkan permainan yang dominan dan pertahanan yang solid. Kedua hal ini menjadi sangat penting karena dari sekarang, mereka akan menghadapi lawan yang jauh lebih berat. Mereka tidak akan menjadi lawan biasa dengan kemampuan sedang. Lawan-lawan yang akan menanti mereka di pertandingan berikutnya adalah rival yang sama-sama berharap untuk bisa menjuarai turnamen EPL. Mereka tidak akan membiarkan ada celah sedikit saja di permainan mereka, memaksa Arsenal untuk mengerahkan kemampuan terbaik mereka untuk bisa unggul dan mencetak gol.
Satu lawan yang harus mereka perhatikan dengan lebih serius adalah Manchester City. Tim ini punya peluang besar untuk bisa mengganjal langkah The Gunners untuk terus bertahan di puncak sampai akhir kompetisi. Tapi mereka juga sempat harus tertahan saat dipertemukan dengan Chelsea di hari Minggu yang lalu. Tapi tantangan seperti ini tidak akan terjadi dalam waktu dekat. Chelsea sudah kehilangan Enzo Maresca dari kursi pelatih, membuat mereka harus mencari cara baru dalam bermain, setidaknya sebaik yang mereka gunakan saat bertempur melawan The Gunners.
Seperti yang telafh dipelajari Arsenal dan Liverpool saat melawan Pep Guardiola, Cityzens kerap tampil lebih baik di paruh kedua musim kompetisi. Akan tidak mengejutkan kalau mereka juga berkembang jauh lebih baik di tahun ini. Hal semacam ini akan menjadi tantangan serius bagi Mikel Arteta. Tapi sebagai sesama pelatih, juru racik strategi Arsenal ini juga bukan orang sembarangan. Dia berhasil memandu mereka menang dalam 1 pertandingan dengan seri dan kalah hanya masing-masing 1 kali. Semuanya mereka dapatkan dari 18 pertandingan teranyar di EPL di sepanjang musim 2023/24. Tapi hasil ini masih belum cukup untuk bisa memastikan mereka unggul dari Manchester City. Rival berat mereka ini, di periode yang sama, sukses mengumpulkan 19 kali menang dari 23 pertandingan terakhir mereka di kompetisi yang sama. Kembalinya Rodri dari absen setelah mengalami cedera dan kehadiran dari Antoine Semenyo sebagai pemain terbaru mereka juga berpotensi mengubah skuad Pep Guardiola menjadi jauh lebih berbahaya dari sebelumnya. Pertarungan untuk mendapatkan gelar juara LIga Primer akan ditentukan ketika Arsenal melawan mereka dalam pertandingan yang akan dilangsungkan di Etihad. Di pertandingan di bulan April ini, semua penggemar Arsenal dan Manchester City benar-benar akan disuguhkan dengan pertandingan penentu. Tim yang menang akan bisa mematahkan setidaknya semangat bertarung dari lawan mereka, semakin memastikan jalur menuju kemenangan kompetisi.
