Pergerakan tim-tim semakin agresif ketika waktu hanya menyisakan sedikit ruang sebelum bursa transfer dinyatakan dibuka. Ada beberapa tim yang mencoba lmengejar waktu dengan melakukan pendekatan awal kepada pemain yang mereka incar. Barcelona mengambil langkak ini, berharap mereka tidak kehilangan momentum untuk pemain yang mereka percaya akan memainkan peran krusial saat musim berganti. Harapan mereka ditumpu pada beberapa pemain, temrasuk Joao Pedro, seorang pemain asal Chelsea. La Blaugrana sempat mencoba untuk melakukan pendekatan awal kepada The Blues. Tapi sepertinya langkah ini tidak berjalan mulus.
Chelsea Tepis Upaya untuk Joao Pedro
Chelsea sedang memperhatikan perkembangan tim mereka di saat tim ini sedang mempersiapkan diri untuk musim panas. The Blues sudah mempersiapkan nama-nama yang akan mereka incar untuk memperkuat tim untuk menghadapi musim yang baru. Tapi pada waktu yang kurang lebih bersamaan, The Blues juga menyadari kalau ada beberapa pemain mereka yang menarik perhatian dari tim-tim lain. Daripada memilih untuk langsung menutup semua pintu dengan rapat, The Blues memilih untuk mempertimbangkan kebutuhan mereka di musim baru dengan pemain yang disinggung.
Beberapa nama memang sempat menjadi topik perbincangan hangat di beberapa tim. Dari tanah Spanyol, Barcelona muncul ke permukaan dengan harapan bisa menargetkan pemain The Blues, Joao Pedro. Tapi tak lama setelah kabar ini menyeruak, The Blues langsung mengambil sikap tegas. Mereka langsung menolak permintaan dari La Blaugrana untuk bisa mempelajari kemungkinan melakukan transfer.
Bagi Chelsea, perubahan mendasar harus segera mereka lakukan. Musim ini menjadi guru yang sangat berharga bagi Stamford Bridge. Mereka kemungkinan besar harus merelakan kesempatan bertanding di Liga Champions untuk musim yang akan datang. Kalah 6 kali secara berturut-turut tidak memberikan tim ini poin yang mereka butuhkan untuk melangkah maju. Akibatnya langkah mereka akan tertahan, tapi paling tidak masih bisa memberi warna di Liga Primer Inggris.
Pergerakan Chelsea
Calum McFarlane ditunjuk sementara waktu untuk menggantikan Liam Rosenior mengatur strategi mereka. Meski sempat ada harapan untuk bangkit, tapi fans harus menyadari kalau harapan bisa menjadi peserta UCL musim depan sekarang sudah menjadi bagian dari masa lalu. Harapan mereka kandas ketika tim ini mengakui kemenangan Nottingham Forest. Tiga gol masuk ke gawang mereka, lebih tinggi dari gol tunggal yang bisa mereka hantamkan sebagai balasan. Dengan hasil seperti ini, skuad The Blues harus bisa mendapatkan 2 kemenangan lagi kalau mereka ingin tetap mempertahankan posisinya di 8 peringkat teratas. Tapi mengamankan poin ini tidak akan mudah. Hanya ada 3 pertandingan lagi yang bisa mereka gunakan, mengikis signifikan peluang mereka untuk menang.
Sambil terus berusaha untuk bisa memaksimalkan poin, Chelsea juga melancarkan upaya untuk bisa mengatasi sebanyak mungkin masalah mereka. Tim ini tidak hanya mengarahkan perhatian mereka tentang evaluasi strategi bermain untuk mendapat poin maksimal, tapi mereka juga sedang mencari pria yang bisa mengarahkan tim untuk mendapatkan hasil maksimal. Dari beberapa informasi yang kami pelajari, The Blues sempat tertarik untuk menjalin kerjasama dengan mantan pelatih Barcelona, Xavi Hernandez. Pengalamannya dalam melambungkan nama Barcelona sampai tahun 2024 disebut sangat mereka pertimbangkan untuk tugas ini. Barcelona kemudian mencoba memanfaatkan momentum ini dengan mengincar pemain The Blues, Joao Pedro. Hanya saja, mereka sepertinya harus menarik nafas panjang. Sampai sekarang, The Blues masih belum menunjukkan tanda-tanda kalau mereka siap melepaskan pemainnya di musim panas.
Pertahankan Joao Pedro
Chelsea sudah menyadari kalau mereka tidak akan menjadi satu-satunya yang bergerak di musim panas. Kualitas pemain yang mereka miliki berada di level elite, sulit untuk membuat tim lain tak terpincut. The Blues sadar kalau paling tidak di mata Barcelona, kemampuan yang dimiliki Joao Pedro punya pesona yang membuat mata mereka terkesima. Tapi sampai sekarang, pendirian mereka tidak berubah. Stamford Bridge belum yakin kalau musim panas ini adalah waktu yang tepat untuk mereka berpisah dengan pemain kelahiran Brasil ini.
Bagi mereka, Joao Pedro memang bukan sembarang pemain. Dia adalah pemain yang meningkatkan jumlah gol merkea di musim ini, hanya di Liga Primer saja, dengan 15 gol darinya. Dia juga lumayan lihai saat melakukan asist, terbukti dari 5 asist yang diberikannya untuk mereka. Total 20 ogol ini membuat reputasinya terbangun dengan cukup baik di Stamford Bridge.
Sampai saat ini, di usia yang masih 24 tahun, pemain ini masih menjadi striker pilihan utama Calum McFarlane. Dia tetap akan memainkan peran signifikan bagi perjalananmereka di musim yang baru. Peran ini kemungkinan tidak akan banyak berubah meski The Blues mendatangkan beberapa tambahan tenaga baru di periode nanti. Dengan rencana seperti ini, mereka belum berencana untuk melepasnya pergi. The Blues memang sudah menerima ajakan komunikasi dari direktur olahraga Barcelona, Deco. Walau permintaan ini diajukan dari mantan gelandang mereka sendiri, The Blues sudah menetapkan pendiriannya. Mereka belum akan memberikan izin pergi. Keputusan Chelsea ini langsung disambut oleh Barcelona dengan langkah cepat. Sadar tak bisa banyak berbuat dengan incaran pertama, mereka sekarang beralih dengan pemain Paris Saint-Germain, Goncalo Ramos. Mereka tertarik bekerjasama setelah melihat pemain ini kesulitan mendapatkan jam tempur di Parc des Princes.
Tapi seperti yang biasa terjadi, keputusan akhir untuk pergi atau tidak akan tergantung pada Joao Pedro. Sampai sekarang, dia masih dipandang sebagai salah satu penyerang mematikan dalam 5 kompetisi utama di Eropa. Maka wajar kalau memang ada minat besar yang mengalir kepada pemain Chelsea ini. Aliran minat ini juga mempertimbangkan fakta kalau Chelsea kemungkinan besar tidak akan bisa menjadi peserta di Liga Champions musim 2026/27. Kalau ini terjadi, maka bisa saja pemain The Blues ini membuka diri untuk mencoba pengalaman bermain di tempat yang baru.
Tapi kontraknya mungkin akan menjadi penghalang. Joao Pedro telah terikat kontrak jangka panjang di Stamford Bridge. Sisa kontrak yang masih panjang mungkin akan membuatnya berpikir ulang kalau memang ingin meninggalkan Chelsea. Belum lagi dia harus mempertimbangkan kalau kontrak panjang seperti ini akan membuatnya kesulitan mendapat penawaran. Secara alami, Chelsea akan berharap bisa mendapat keuntungan besar, sehingga membuat mereka akan mematok angka tinggi kalau memang dia sudah memberi persetujuan untuk pergi. Tapi sekali lagi, semuanya ini sebagian besar akan bergantung pada posisi The Blues di musim baru. Kalau mereka bisa mendapat keajaiban dan bergabung di UCL, maka semuanya akan bisa berubah.

