Manchester City selalu menjadi tim idaman bagi banyak orang. Banyak tim memandang tim Pep Guardiola sebagai tim idaman. Pemain berkualitas terbaik dari seluruh penjuru Eropa dan dunia datang bergabung ke tim terbaik di dunia ini. Tren ini terus bertahan setidaknya selama beberapa tahun terakhir. Setiap kali bursa dibuka, banyak tim langsung menargetkan pemain Manchester City untuk mereka berikan penawaran kontrak. Musim panas tahun ini juga tidak akan banyak berubah. Beberapa klub sudah menargetkan pemain Manchester City, mengincar beberapa pemain mereka seperti Bernardo Silva. Persaingan jadi hal yang tak bisa terelakkan. Tapi khusus untuk pemain ini, nama Juventus belakangan muncul sebagai kandidat paling depan untuk menampung kemampuannya.
Juventus dan Bernardo Silva
Menjelang musim panas tiba, ada beberapa klub yang langsung menyatakan minat serius mereka untuk mendatangkan pemain Manchester City. Nama Bernardo Silva menjadi yang cukup santer diberitakan belakangan ini. Ada beberapa tim yang tertarik dengan kemampuan yang dia punya. Tapi dari semua tim ini, nama Juventus yang paling terdepan untuk menawarkan kontrak kerjasama kepadanya.
Kabar ini menjadi isu terbaru yang harus dihadapi penggemar Manchester City. Tapi isu ini tidak cukup kuat untuk membuat perhatian Cityzens terusik dari target yang harus merkea kejar. Cityzens berhasil melaju ke babak final Piala FA pada hari Sabtu yang lalu. Tiket ke partai puncak berhasil mereka dapatkan setelah mengalahkan Southampton dengan skor tipis 2-1 di Stadion Wembley. Beberapa hari setelah pertandingan ini selesai, Pep Guardiola akhirnya mengetahui kalau lawan berikutnya yang harus mereka hadapi adalah Chelsea.
Pep Guardiola terkenal dengan strateginya yang tidak sungkan menggunakan pemain yang sama asalkan punya kemampuan yang bisa dia andalkan. Tapi ketika bertarung melawan Southampton, dia mengambil langkah yang tidak biasa. Pengalaman selama 47 pertandingan yang dimiliki Bernardo Silva ternyata tidak cukup untuk meyakinkan pelatih asal Catalan ini untuk mengerahkan tenaganya dalam pertandingan ini. Alih-alih menempatkannya di bagian tengah, pelatih Manchester City ini justu menempatkannya di pos pemain adangan.
Bernardo Silva Beri Kepastian
Pemain Manchester City kelahiran Portugal ini sebelumnya telah mengambil keputusan. Dia memastikan kalau kontraknya bersama Manchester City hanya akan bertahan sampai akhir musim ini. Kabar ini langsung membuat penggemar Manchester City sangat kecewa. Dengan pengalaman dan kemampuan yang dia miliki, Cityzens akan sangat kesulitan untuk bisa menemukan pemain yang bisa menggantikan perannya.
Beberapa media dari tanah Inggris melaporkan kalau gelandang Pep Guardiola tadi bisa saja akan tampil dalam situasi yang sama sekali berbeda. Kalau dia benar meninggalkan Etihad di musim panas nanti dan bergabung dengan Juventus, dia bisa saja akan berbalik menghadapi mereka di masa depan. Potensi ini muncul karena raksasa asal Seri A Italia tadi benar-benar percaya diri kalau mereka akan bisa memberi penawaran yang tepat untuk menariknya pindah ke Italia.
Potensi Krisis Pemain di Manchester City
Memang Bernardo Silva akan segera berusia 32 tahun pada bulan Agustus yang akan datang. Tapi usia ini tidak menghalanginya untuk berkarya. Pemain Manchester City ini masih dipandang sebagai pemain sepakbola terbaik di Liga Primer Inggris untuk musim ini. Kehilangan namanya dari daftar pemain mereka akan meninggalkan PR yang luar biasa besar. Bahkan pelatih sekelas Pep Guardiola sekalipun akan cukup kesulitan untuk menemukan pemain yang bisa mengisi celah sangat besar yang dia tinggalkan.
Hanya saja, Pep Guardiola memang harus memilih satu dari beberapa skenario yang bisa terjadi. Mereka memang harus bersiap seandainya ditinggalkan oleh pemain ini. Tapi dampak dari kepergiannya mungkin akan bisa dikurangi dengan kembalinya Rodri. Pemain ini sudah cukup lama absen dari tengah mereka. Cedera otot ACL membuatnya harus absen dari bulan September 2025, dan baru akan bisa kembali tampil di bulan Mei yang akan datang. Kabar ini bisa menjadi angin segar yang membantu Guardiola untuk mengatasi masalah besar tentang kemampuan pemainnya.
Bagi Pep Guardioa, masalah ini tidak akan bisa langsung dia selesaikan begitu saja. Kesenjangan kemampuan yang tercipta begitu saja karena kepergian beberapa nama penting akan meninggalkan masalah besar. Cityzens harus mencari beberapa nama baru yang mereka yakini akan bisa mengatasi masalah ini. Dari beberapa bulan yang lalu, Manchester City mulai bergerak untuk mengincar beberapa nama yang mereka yakini punya kemampuan ini. Ada beberapa nama seperti Elliot Anderson dari Nottingham Forest yang mereka akan targetkan di musim panas tahun ini. Tapi seandainya saja Bernardo Silva dan Rodri benar-benar pergi di musim panas nanti, mendatangkan setidaknya 2 orang pemain baru akan penting bagi mereka.
Mendatangkan pengganti yang tepat untuk dua orang pemain ini akan menjadi tugas krusial bagi Pep Guardiola. Keduanya adalah pemain yang dikenal berkat keahlian masing-masing dalam mengendalikan pergerakan bola. Mereka lihat memastikan bola selalu bergerak menjauh dari lawan mereka. Seandainya saja Guardila gagal mendatangkan pemain dengan kemampuan setara, Manchester City berisiko akan terganjal dalam upaya mereka untuk bersinar di sepanjang musim yang baru.
Sekarang, menjelang kepergiannya, banyak orang berharap kalau Bernardo Silva akan bisa pergi di saat tim ini menghadapi momen keemasannya. Tapi hal ini akan penuh tantangan. Setelah sempat bertahta sebagai juara klasemen, Manchester City kembali harus tersingkir dari peringkat paling atas. Arsenal berhasil kembali mengklaim tahta mereka setelah mengalahkan Newcastle United dengan skor tipis 1-0 pada hari Sabtu yang lalu. Tapi posisi dua tim ini akan sangat mungkin berubah dalam waktu dekat. Tim Pep Guardiola sampai sekarang masih punya 1 pertandingan lebih banyak yang bisa mereka manfaatkan untuk mendapatkanp oin tambahan.
Tim Pep Guardiola sampai sekarang masih diunggulkan publik untuk menjadi juara Liga Primer. The Gunners sekarang jauh dair harapan setelah mereka terlihat kesulitan bermain terutama dalam beberapa minggu terakhir. Tapi mereka mungkin masih punya harapan untuk bisa mengalahkan Guardiola kalau dua tim ini bertemu di partai puncak Piala FA. Sementara Manchester City akan berusaha untuk mengganjal langkah mereka, terutama setelah tim ini berhasil mengalahkan The Gunners dan menang di Piala EFL.
Kalau saja Bernardo Silva meninggalkan Manchester City setelah mereka berhasil menjadi juara Liga Primer dan juara 3 trofi domestik pada musim ini, kepergiannya akan disertai dengan kenangan. Dia akan menjadi gelandang legendaris mereka yang mengantarkan tim ini untuk kesekian kalinya menajdi juara tak terkalahkan di Inggris.
