Lompat ke konten

Kontrak Luka Vuskovic di Brighton Terungkap

  • oleh

Brighton & Hove Albion ingin memastikan kalau mereka bukan tim yang bisa dipandang remeh. Mereka memang masih belum bisa menggeser dominasi klub-klub sekelas Arsenal dan Manchester City dengan menjuarai turnamen. Tapi dari tahun ke tahun, orang-orang yang mengikuti kompetisi sepakbola di Eropa paham kalau Brighton bukan klub yang bisa dianggap enteng. Mereka bisa dengan mudah menampilkan kejutan yang sulit dihadapi klub-klub elite sekaligus. Dibentuk sejak beberapa tahun lalu, reputasi ini masih terus terjaga sampai sekarang. Mereka juga berencana menjaganya sampai bertahun-tahun yang akan datang. Maka ketika klub ini memutuskan untuk menarik Luka Vuskovic dari Tottenham Hotspur, publik di buat penasaran. Sekarang pertanyaan ini terjawab setelah kontraknya bersama mereka terungkap ke publik.

Brighton Berhasil Pancing Luka Vuskovic Bergabung

Brighton mengumumkan kalau mereka baru saja berhasil mendapatkan satu lagi tenaga baru. Untuk menghadapi persaingan sengit yang sudah menanti mereka di bursa terbaru, Brighton mengabarkan kalau mereka akan diperkuat satu pemain muda. Dalam pengumuamn resmi klub, Brighton memastikan kalau pemain remaja penuh prestasi asal Tottenham Hotspur, Luka Vuskovic, telah resmi bergbung dengan mereka.

Usianya memang masih 19 tahun. Tapi pemain ini sudah mendapat kepercayaan besar di Brighton. Klub kuda hitam Inggris ini memastikan mereka akan bekerjasama untuk waktu yang cukup lama dimulai dari musim depan. Dari informasi terbaru, klub ini dan pemain baru mereka sepakat untuk bekerjasama hingga 5 tahun yang akan datang. Stadion Amex, markas Brighton, akan menjadi klub terbarunya dimulai dari musim 2026/27 yang akan segera dimulai. Setelah kontraknya disana berakhir, Brighton masih diberikan hak eksklusif untuk menambah waktunya sampai 12 bulan berikutnya.

Belum ada informasi resmi yang dirilis kedua klub tentang kesepakatan mereka. Tapi dari bocoran yang kami terima, Luka Vuskovic sepakat untuk bergabung dengan mereka dengan kontrak senilai 50 juta poundsterling. Kesepakatan ini terdiri dari 2 bagian. Brighton sepakat untuk membayar 46 juta poundsterling di awal, angka yang diminta Spurs untuk melakukan transfer. Sedangkan sisanya atau 4 juta poudnsterling akan diberikan sebagai bonus. Spurs akan menerima dana ini kalau pemain yang mereka keluarkan mencapai prestasi dalam bentuk tertentu.

Rekor Bersejarah bagi Brighton

Bagi klub-klub lain, terutama yang berasal dari papan atas kompetisi domestik Inggris, angka ini mungkin belum seberapa. Ada beberapa klub lain yang bisa merekrut pemain dengan angka yang lebih besar. Tapi bagi Brighton, angka ini menjadi rekor terbesar mereka. Dengan mendatangkan Luka Vuskovic, mereka otomatis memecahkan rekor tranfer yang sebelumnya dipegang Georginio Rutter. Waktu mendatangkannya di tahun 2024, mereka harus merogoh kocek sampai 40 juta poundsterling. Dana ini mereka bayarkan kepada Leeds United, sekaligus mematok angka terbesar baru yang mereka keluarkan untuk transfer pemain.

Sumber kami yang lain menyebutkan kalau Brighton memastikan ada daya tarik lain yang mereka sodorkan kepada Spurs. Dalam kontrak yang mereka sepakati, Brighton juga setuju untuk memberi bonus tambahan kepada Spurs. Kedua klub sepakat akan memberikan Spurs bonus 20%. Bonus ini dihitung dari nilai penjualan di masa depan yang akan dilakukan oleh Brighton. Dengan ketentuan ini, Spurs berhak mendapatkan 20% dari nilai transaksi tersebut, yang akan menambah bessar nilai transfernya. Ketentuan ini tidak hanya bisa mereka gunakan untuk mendapat keuntungan finansial. Tapi ketentuan yang sama juga bisa memberikan mereka angka yang jauh lebih rendah dari klub lain kalau memang berencana untuk menargetkan bantuannya kembali di masa depan.

Luka Vuskovic Masih Perlu Beradaptasi

Pelatih kepala mereka, Fabian Hurzler, memberi tanggapannya tentang hal ini di situs resmi Brighton. Menurutnya, Luka Vuskovic telah menjalani awal yang baik di karirnya. Alasan ini yang kemudian membuat mereka dengan serius memperhatikan perkembangannya. Pelatih yang sama juga mengatakan kalau pemain barunya ini telah menunjukkan kepala publik kalau dirinya bisa bermain di level yang sangat tinggi. Sekarang dia berharap kalau merkea bisa menghadirkan lingkungan yang tepat untuk membantunya terus berkembang.

Dia juga mengakui kalau memang ada beberapa pihak yang tidak setuju ketika pemain ini  memilih untuk bergabung dengan mereka. Tapi dia menegaskan kalau pemain barunya sekarang adalah seorang pemain muda yang akan butuh waktu untuk bisa beradaptasi dengan mereka, termasuk untuk bisa bermain dengan optimal di Liga Primer Inggris. Tapi mereka sangat percaya diri kalau pemain ini akan bisa memberikan kemampuan terbaiknya.

Keputusan Luka Vuskovic untuk meninggalkan Tottenham terjadi ketika pemain ini gagal mendapat waktu tampil satu kali saja bersama skuad senior mereka. Padahal waktunya disana sudah berjalan kurang lebih setahun. Sebelum bergabung dengan mereka di tahun 2025, dia pernah tercatat sebagai pemain di Hajduk Split. Tpai kemudian dia pindah ke Spurs setelah tercapai kesepakatan senilai 12 juta poundsterling. Meski tak aktif di Spurs, tapi kemudian pemain ini berhasil meningkatkan kemampuannya dengan bertugas di tempat lain. Di Hamburger SV, kemampuannya melesat tajam. Bersama mereka, ada 28 pertandingan yang masuk dalam riwayat karirnya dengan torehan 6 gol.

Setelah langkah barunya, Luka Vuskovic memberikan pesan kepada situs resmi Brighton. Kepada publik, dia mengatakan kalau pilihannya selalu Brighton. Seperti Hamburg, menurutnya Brighton adalah kota yang unik, sebuah tempat yang membuatnya tertarik untuk menyebutnya sebagai rumah. Dia mengklaim kalau setelah berbicara dengan Fabian, dia bisa langsung mengatakan kalau klbu ini spesial. Dia tak sabar menunggu untuk bisa menjadi bagian dari perjalanan ini. Dia juga mengatakan kalau semua orang di seluruh dunia paham identitas sebenarnay dari Brighton. Semua tahu cara bermain klub ini dan visi serta ambisi klub ini untuk masa depan. Dia siap menyambut masa depan ini dan tak sabar memberi permainan terbaik untuk semua penggemar.

Keputusan Spurs untuk melepas pemain ini mungkin adalah langkah terbaik. Mereka gagal memberinya kesempatan untuk tampil bersama skuad utama. Peluangnya semakin tipis setelah mereka menarik Marcos Senesi dan Van Hecke untuk bergabung di musim panas. Dua pemain ini menambah banyak opsi mereka di bagian belakang. Di bagian ini, mereka sudah lebih dulu memiliki Kevin Danso, Micky van de Ven, dan Cristian Romero.

Sekarang setelah bergabung, dia berharap akan bisa memantapkan posisinya dalam skuad Hurzeler. Dia berharap akan bisa segera mendapat kesempatan tampil di Liga inggris bersama tim barunya. Kesempatan ini akan datang ketika mereka memasuki musim 2026/27 dengan menghadapi Aston Villa di kandang sendiri. Pertandingan ini menurut jadwal akan terjadi pada tanggal 23 Agustus yang akan datang.