Lompat ke konten

Siapa Calon Pelatih Bournemouth Berikutnya?

  • oleh

Nama Bournemouth belakangan santer menjadi topik pemberitaan di banyak media olahraga Eropa. Ada dua alasan yang melejitkan nama tim kuda hitam EPL ini dalam waktu beberapa minggu terakhir. Pertama, pelatih mereka sekarang, Andoni Iraola secara mengejutkan mengumumkan kalau dia tidak akan melanjutkan tugasnya di sana. Kabar ini mengejutkan karena namanya menjadi sorotan setelah dianggap menjadi kunci dari kebangkitan Bournemouth menjadi seperti sekarang. Kedua karena namanya juga diincar oleh Manchester United sebagai salah satu kandidat untuk menjadi pelatih mereka yang baru menggantikan Michael Carrick. Alasannya sama dengan yang menjadikan namanya pamor di tengah penggemar Bournemouth. Di luar dari rencana Manchester United ini, sekarang publik bertanya-tanya tentang siapa yang akan ditunjuk untuk menggantikan pria ini berikutnya.

Kabar Penting dari Bournemouth

Pelatih Bournemouth, Andoni Iraola, menjadi topik perbincangan hangat selama beberapa hari terakhir. Nama yang bertanggung jawab dalam menjadikan timnya menjadi sekuat dan seterkenal sekarang justru memilih untuk berhenti dari tugasnya. Kabar yang dirilis kepada media menyebut kalau pelatih ini belum akan pergi sekarang, tapi ketika kontraknya berakhir pada penghujung musim.

Keputusan pelatih ini untuk berhenti akan menjadi akhir dari perjalanannya selama kurang lebih 3 tahun bersama tim asal pantai selatan ini. Dia adalah sosok pria yang sangat terkenal dan mendapat dukungan luas dari penggemar mereka. Dia adalah pria yang bertanggung jawab untuk menjadikan tim ini sekuat dan sehebat sekarang. Dalam 2 tahun pertama masa tugasnya bersama mereka, dia berhasil meningkatkan peringkat mereka di EPL dengan menempati peringkat 12 dan kemudian 9. Sekarang tim ini meneruskan tren perkembangan mereka dan sedang mengincar tempat untuk bertarung di turnamen tingkat Eropa. Segera setelah kabar tentang keputusannya ini tersiar kepada publik, petinggi klub langsung memulai proses regenerasi. Sekarang mereka sedang mencari nama yang tepat untuk meneruskan tugasnya sebagai pelatih kepala mereka.

Marco Rose Jadi Kandidat Pelatih Bournemouth

Beberapa informasi yang kami terima mengindikasikan nama Marco Rose muncul sebagia salah satu kandidat dalam proses pencarian sosok penting ini. Namanya bahkan disebut sebagai yang paling dipertimbangkan untuk menjalankan tugas penting ini. Dalam konteks tugas sebagai pelatih, nama ini telah memiliki profil yang cukup menarik. Dia pernah menjalankan tugas sereupa di Red Bull Salzburg, kemudian Borussia Dortmund, dan Borussia Monchengladbach. Untuk saat ini, dia masih menjalankan tugas yang sama di Red Bull Leipzig.

Pelatih ini dipandang sebagai sosok yang bisa dengan alami beradaptasi dengan gaya bermain Bournemouth. Dia memiliki gaya bermain yang sama seperti pelatih mereka sekarang. Dia lebih fokus menekankan pada dinamika bermain, energi, dan intensitas baik ketika menguasai atau tidak menguasai bola. Pelatih ini juga akan menerapkan pengalaman yang dia peroleh ketika mengelola tim elite Eropa. Gaya ini akan cocok dengan rencana jangka panjang tim yang berharap untuk bisa menaikkan pamor mereka ke tingkat regional, satu hal yang bisa saja mereka raih di musim ini. Negosiasi dengannya mungkin akan lebih mudah untuk mereka lakukan karena statusnya yang tidak terikat dengan tim manapun. Pria ini terakhir kali menjalankan tugas sebagai pelatih di bulan Maret 2025 di RB Leipzig.

Kieran McKenna

Nama berikutnya yang santer diberitakan menjadi kandidat pelatih Bournemouth adalah Kieran McKenna. Pelatih berusia 39 tahun ini menarik perhatian orang-orang pengambil keputusan di Stadion Vitality berkat pengalamannya selama 4 tahun sebagai pelatih di Ipswich Town. Di timnya ini, dia berhasil memimpin mereka bangkit dari Liga Satu dan mendapatkan promosi sampai ke Liga Primer. Saat ini, mereka juga sedang berusaha untuk kembali mendapatkan promosi ke kompetisi ini. Perjuangan ini menjadi prioritas mereka setelah sempat terhempas di musim lalu.

McKenna juga mungkin akan menerapkan gaya bermain dinamis dan menyerang kalau ditunjuk sebagai pelatih baru mereka. Gaya ini bisa dia terapkan belajar dari pengalamannya di Ipswich Town. Bersama tim lamanya ini, dia meningkatkan perolehan gol mereka dengan 71 gol dari 41 pertandingan di Championship untuk musim ini saja. Jumlah ini mungkin belum bisa menyaingi rekor Manchester City atau tim elite lain dair EPL, tapi jelas menjadi yang ketiga terbanyak di Championship. Hanya saja, kalau benar mereka akan menunjuknya sebagia pelatih, Bournemouth mungkin akan menghadapi persaingan untuk mendapat persetujuannya. Pelatih ini sampai sekarang dikabarkan sedang dilirik oleh beberapa tim lain. Setidaknya ada Manchester United, Chelsea, sampai Celtic yang juga percaya kalau dia punya kemampuan mengarahkan pemain yang mereka butuhkan.

Eddie Howe, Kandidat Pelatih Bournemouth

Nama Eddie Howe menjadi nama berikutnya yang masuk dalam daftar kandidat pelatih baru di Bournemouth. Kalau benar mereka akan menunjuk pria ini untuk menjadi pelatih, maka ini akan menjadi kesempatan baginya untuk reuni. Dua nama ini memiliki rekam jejak di masa lalu, sebuah kesempatan emas dan sangat berharga yang mungkin akan dicoba oleh tim ini.

Eddie Howe sempat menempatkan dirinya di tengah hujan badai kritik berkat musim buruk yang dia lewati bersama Newcastle United di musim sekarang. Akibat permainan mereka yang buruk, tim ini hanya bisa meraih peringkat 14 dalam perjalanan mereka di Liga Primer Inggris. Dengan posisi sejauh ini yang merkea dapatkan, tim ini mungkin tidak punya harapan untuk bertarung dan lolos ke turnamen Eropa untuk musim yang akan datang.

Di saat kabar tentang kemungkinan perubahan pelatih di St James Park terus beredar, ada kemungkinan perubahan nanti akan menyangkut pelatih Bournemouth sekarang. Mereka sedang mempertimbangkan untuk menarik pelatih ini untuk menjadi pengatur strategi mereka berikutnya. Sementara bagi Eddie Howe, kesempatan ini bisa juga dipandang sebagai momen dia untuk kembali ke tim yang dulu pernah dia latih.

Howe menghabiskan sebagian besar masa karirnya di tim ini sebelum kembali bertugas selama 2 musim sebagai pelatih di Stadion Vitalitas Selama periode ini, dia berhasil mengantarkan The Cherries untuk bertarung di Liga Primer dalam 2 kesempatan yang berbeda. Dengan perkembangan yang sudah diraih Bournemouth sampai titik ini, kembalinya nama yang sudah akrab di telinga mereka mungkin akan mendatangkan kabar baik yang dibutuhkan penggemar mereka. Melihat mantan pelatih mereka kembali bisa saja menjadi kabar baik yang membawa harapan untuk mendorong mental bermain para pemain mereka kembali tumbuh. Reuni dengan mantan pelatih mereka juga bisa mendatangkan manfaat lain untuk tim ini. Dengan pengalaman yang dia dapatkan sebagai pelatih di EPL, tim ini bisa memanfaatkan kemampuan ini untuk mendukung rencana jangka panjang mereka.