Lompat ke konten

Man City Rilis Pernyataan Usai Insiden Pelecahan Rasial

  • oleh

Manchester City mengambil sikap resmi mereka atas sebuah insiden yang terjadi baru-baru ini. Dalalm pertandingan terakhir mereka melawan Everton, Cityzens harus mengakui kalau mereka tidak bisa mengatasi serangan dan pertahanan yang diberikan oleh lawan mereka. Tiga gol yang masing-masing dicetak Thierno Barry dan Jake O’Brien dari sisi Everton mampu mengimbangi gol mereka yang dicetak Jeremy Doku dan Erling Haaland. Tapi bukan hasil seri dari pertandingan ini yang paling terkenang dalam ingat mereka dan penggemar, melainkan insiden pelecehan rasial. Menurut dugaan, ucapan pelecehan rasial ini ditargetkan kepada dua pemain Man City yaitu Antoine Semenyo dan Marc Guehi.

Man City Kutuk Insiden Pelecehan

Setelah sempat ditunggu, Man City akhirnya mengeluarkan pernyataan resmi mereka tentang sebuah insiden negatif yang terjadi baru-baru ini. Tim yang berada di peringkat 2 Liga Inggris ini mengeluarkan pernyataan yang terdiri dari 76 kata. Lewat pernyataan ini, mereka mengutuk sebuah insiden pelecehan rasial yang diarahkan pada dua orang pemain depan mereka, Marc Guehi dan Antoine Semenyo. Insiden ini terjadi setelah pertandingan mereka di hari Senin malam yang lalu. Waktu itu, mereka bertanding melawan Everton, melanjutkan perjuangan di Liga Inggris. Insiden pelecehan ini menambah pelik masalah yang harus dihadapi pemain Pep Guardiola. Tiga gol yang mereka cetak dalam pertandingan ini ternyata tidak cukup setelah pemain lawan juga mencetak gol dalam jumlah serupa. Akhirnya saat pertandingan berakhir, wasit langsung menetapkan kedua tim harus berbagi poin.

Cityzens akhirnya hanya bisa membawa pulang 1 poin dari pertandingan ini. Pertemuan dengan Everton benar-benar berlangsung dengan intens. Tapi paling tidak Pep Guardiola masih bisa menyelamatkan wajahnya berkat dua gol di menit-menit akhir berkat serangan dari Jeremy Doku dan Erling Haaland. Sementara gol yang mereka cetak di menit ke-96 berhasil memastikan kedua tim mengakhiri pertandingan dengan skor imbang.

Pertandingan Sengit Man City dan Everton

Jeremy Doku mengawali pertandingan dengan mencetak gol pembuka. Gol ini menempatkan Man City unggul di babka pertama. Tapi kemudian Everton membalikkan pertandingan. Dalam hitungan waktu 10 menit pertama, mereka berhasil mencetak 3 gol sekaligus. Pemandangan ini langsung menimbulkan pertanyaan besar tentang kemampuan Pep Guardiola dan para pemainnya.

Gol pertama dari Everton diberikan oleh Thierno Barry setelah berhasil melewati pertahanan dari Marc Guehi. Pemain Cityzens ini melakukan kesalahan saat mengumpan bola sehingga berhasil dimentahkan oleh Gianluigi Donnarumma yang menjaga gawang mereka. Akibatnya, striker Toffees yang sudah menunggu behrasil melakukan serangan balik sampai berobek gawang mereka.

Pertandingan ini seharusnya berjalan dengan cukup normal seperti pertandingan pada umumnya. Tapi kemudian Man City mengumumkan kalau pemain mereka, Marc Guehi, menjadi korban dari tindakan pelecehan rasial di akun media sosial. Sementara rekannya yang lain, Antoine Semenyo, yang baru saja bermain selama 75 menit di Stadion Hill Dickinson, juga mengalami tindakan peleceahan rasial. Tapi yang dialaminya berbeda dengan Marc Guehi. Insiden pelecehan yang dia alami diberitakan terjadi di dalam lapangan.

Alami Pelecehan Rasial

Setelah insiden ini, Man City langsung mengeluarkan pernyataan resmi mereka. Dalam pernyataan resmi tersebut., tim Pep Guardiola ini mengatakan kalau mereka mengutuk keras pelecehan rasial yang dilakukan kepada Antoine Semenyo dalam pertandingan yang diselenggarakan sehari sebelumnya. Mereka juga menyambut positif tindakan cepat yang dilakukan Everton dan aparat kepolisian untuk mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab atas tindakan tersebut. Tim yang berada di peringkat 2 Liga Inggris ini jgua mengatakan kalau mereka juga merasa sangat kecewa ketika mendengar kalau pemain mereka yang lain, Marc Guehi, juga menjadi target dari serangkaian pelecehan rasial yang terjadi di media sosial pada waktu yang tidak terlalu jauh. Tim kemudian mengatakan kalau mereka akan memberikan dukungan penuh kepada dua pemain yang terkait. Mereka juga menyebut kalau Man City tidak bisa menerima tindakan diskriminasi dalalm semua pertandingan yang mereka jalani.

Setelah pertandingan, Marc Guehi mengambil kesempatan dengan membuat unggahan di akun media sosial yang dia miliki. Dia mengaku telah melakukan kesalahan di babak kedua, sebelum kemudian menyampaikan rasa terimakasih kepada semua penggemar. Lewat unggahan di akun media sosial X, dia mengatakan kalau dirinya berjanji akan berusaha lebih baik, tapi mereka harus terus melangkah dan fokus untuk pertandingan berikutnya.

Di sisi seberang, Everton menggunakan kesempatan terpisah untuk mengeluarkan pernyataan. Lawan Man City ini mengatakan kalau mereka memastikan oknum penggemar telah ditahan oleh aparat kepolisian setelah menerima laporan dugaan tindakan pelecehan rasial yang dialamatkan kepada pemain dari pihak lawan.

Lewat pernyataan tersebut, Everton mengatakan kalau pihak Kepolisian Merseyside telah menahan seorang pria berusia 71 tahun atas dugaan pelanggaran ketertiban publik yang disenganja setelah penggemar dan petugas pertandingan melaporkan kejadian terkait. Pihak kepolisian kemudian memastikan kalau oknum pelaku telah mendapat penangguhan penahanan atas persyaratan tertentu, temrasuk larangan kepadanya untuk masuk dalam rentang jarak 1 mil dari semua stadion olahraga sampai paling lama 4 jam sebelum pertandingan, selama pertandingan, dan 4 jam setelah pertandingan berakhir.

Masih dalam pernyataan yang mereka rilis, Everton memastikan kalau tindakan rasisme dan diskriminasi tidak bisa diterima apapun bentuknya. Tim ini memastikan kalau kedua tindakan ini tidak memiliki tempat di semua stadion mereka, olahraga, dan masyarakatmereka dan tindakan ini tidak akan mendapat toleransi. Everton kemudian melanjutkan kalau tindakan cepat dari penggemar, petugas, dan Kepolisian Merseyside telah membantu membuat oknum pelaku berhasil ditemukan dan tindakan yang diperlukan telah diambil. Mereka kemudian memastikan kalau tim akan terus bekerjasama dengan otoritas terkait untuk mendukung proses investiasi. Mereka juga memastikan akan melakukan tindakan terbaik untuk memastikan tidak ada toleransi atas tindakan seperti ini. Menurut mereka, rasisme dalam sepakbola dan masyarakat telah berkembang menjadi isu yang mengkhawatirkan di publik dan dunia maya. Mereka mendorong otoritas terkait untuk mengerahkan semua upaya terbaik untuk mengatasi masalah ini.

Di luar dari masalah pelecahan yang mereka alami, Marc Guehi didatangkan oleh Man City dari Crystal Palace dengan mengeluarkan anggaran 20 juta poundsterling di bulan Januari lewat. Sejak saat itu, dia beradaptasi dengan cukup baik dalam skuad Guardiola, bermain dengan konsisten sebelum melakukan kesalahan saat mereka melawan Everton. Pemain berusia 25 tahun kelahiran Inggris ini menjalani pertandingan ke-16 bersama Man City di hari Senin yang lalu. Sementara rekannya yang lain, Antoine Semenyo, sudah melalui 22 pertandingan bersama tim yang sama di semua kompetisi sejak pindah dari Bournemouth dengan transfer 64 juta poundsterling.

Semenyo sejak itu dengan cepat beradaptasi dengan lingkungan di Etihad. Dia konsisten melakukan serangan kepada pemain lawan, mencetak 8 gol dan melakukan 3 asist sambil terus melakukan tekanan dari posisi gelandang dan striker. Kedua pemain ini sekarang diperkirakan akan terlibat dalam pertandingan Cityzens berikutnya di Liga Inggris. Mereka akan bertanding di kandang sendiri melawan Brentford pada hari Sabtu malam.