Musim penting bagi semua tim sepakbola dari Eropa akan segera tiba. Hanya ada waktu yang sangat tipis sebelum momen penuh penentuan ini tiba di depan mata mereka. Sekarang semua tim dan pemain sedang bersiap untuk menghadapi semua kemungkinan yang bisa terjadi. Ada yang mungkin akan bertahan. Ada juga yang akan pergi. Semuanya bisa terjadi, mungkin tanpa ada diketahui di awal. Semua pemain tahu persis tentang risiko ini, termasuk Joe Gomez. Dalam sebuah pembicaraan baru-baru ini, pemain Liverpool ini membuka diri tentang kemungkinan yang bisa dia hadapi ketika bursa dimulai.
Risiko di Depan Mata Joe Gomez
Tidak semua pemain cukup beruntung untuk bisa mendapat kabar baik menyapa mereka di saat-saat seperti ini. Banyak tim sekarang sedang bersiap untuk melancarkan aksi mereka di bursa musim panas. Ada yang berharap untuk bisa mendapatkan pemain sesuai rencana mereka. Tapi dari sisi pemain, ada juga yang berhadapan dengan situasi yang tidak pasti. Meski mau menghindar, Joe Gomez sadar kalau dia juga sedang berada dalam kondisi ini. Pemain Liverpool ini sekarang sedang berhadapan dengan masa depan yang tidak pasti di Anfield. Situasinya semakin tidak pasti di saat The Reds sedang merencanakan perombakan besar-besaran dalam skuad mereka, terutama di bagian belakang.
Pemain berusia 29 tahun ini bergabung dengan The Reds setelah menyelesaikan tugasnya di Charlton Athletic. Langkah baru ini dia ambil pada tahun 2015 yang lalu. Setelah kurang lebih 11 tahun, dia sekarang berkembang menjadi salah satu pemain dengan masa tugas terpanjang di Anfield dengan skuad mereka sekarang. Bersama tim ini, dia telah menjalani lebih dari 270 pertandingan dengan karakteristik yang berbeda-beda dari semua kejuaraan yang mereka ikuti.
Di mata penggemar, pemain bek Liverpool ini bukan sosok sembarangan. Dia dikenal luas berkat kelincahannya di tengah lapangan. Dia bisa dengan mudah menjalankan tugas baik sebagai bek tengah atau kanan. Tapi paling tidak selama 2 musim terakhir, dia terus berjuang untuk bisa pulih dari masalah cedera yang seolah tidak pernah berhenti datang. Masalah ini pada akhirnya membuat Liverpool mulai membatasi jam tugasnya bersama pemain mereka yang lain.
Jumlah Pertandingan Merosot
Kiprahnya yang semakin berkurang bersama mereka semakin terlihat pada musim ini. Selama musim sekarang, pemain kelahiran Inggris ini harus pasrah ketika melihat jam terbangnya hanya terbatas di angka 31 kali, sudah menghitung semua kompetisi yang mereka jalani. Sedangkan kalau bicara tentang pertandingan yang langsung dia geluti dari menit pertama, jumlahnya semakin terbatas. Hanya ada 6 pertandingan yang dia dapatkan dari kategori ini dari turnamen Liga Primer.
Dari segi kontrak, Liverpool sekarang berada di posisi yang paling menguntungkan untuk bisa mendapat keuntungan finansial. Kontraknya akan segera selesai pada tahun depan. Biasanya, periode 1 tahun sebelum kontrak berakhir dipandang sebagai momen yang paling menguntungkan bagi sebuah tim untuk melepaskan pemain mereka. Periode ini tak terlalu lama sehingga bisa menekan nilai jual dan menemukan tim yang bisa memberi penawaran dengan tepat. Tapi angkanya juga masih bisa tetap tinggi bagi mereka untuk mendapatkan keuntungan yang berarti. Tapi semuanya nanti masih akan sangat tergantung dari mana mereka mendapatkan penawaran ini.
Joe Gomez Bahas Masa Depan di Liverpool
Dari laporan yang kami terima dari situs M88 poker mobile, bek Liverpool ini hanya mencapai angka 48 kali pertandingan bersama mereka dalam 2 musim terakhir. Angka yang demikian kecil langsung memantik spekulasi transfer. Dalam 2 musim terakhir, mulai berhembus kabar kalau pemain ini mulai dilirik oleh 2 tim sekaligus. Bayern Munich dan AC Milan sama-sama tertarik dengan kemampuan yang dia miliki.
Spekulasi tentang masa depannya sekarang kembali menjadi topik hangat. Beberapa media mencoba mendapatkan penjelasan dari Joe Gomez sendiri tentang hal ini. Ketika dihadapkan dengan pertanyaan ini, pemain Liverpool tadi mengatakan kalau dia merasa segalanya bisa terjadi. Dia tak bisa memberikan jawaban jujur yang menurutnya pasti akan terjadi di masa yang akan datang.
Tapi dia juga sadar kalau kontraknya di Anfield hanya akan bertahun 1 tahun dari sekarang. Dengan periode seperti ini, tidak ada yang tahu pasti apa yang akan terjadi berikutnya. Tapi dia mengklaim kalau dia akan siap dengan apapun yang akan terjadi. Di tengah ketidakpastian ini, dia juga mengatakan kalau dirinya sangat bersyukur telah mendapatkan waktu yang sangat berharga di Liverpool. Dia akan selalu bersyukur untuk bisa menjalani 11 tahun bersama mereka di tempat yang istimewa ini. Dia hanya bisa menaytakan rasa terimakasih dan melihat apa yang akan terjadi berikutnya. Komentar yang dia berikan ini awalnya diharapkan untuk bisa langsung menutup rapat-rapat semua spekulasi tentang masa depan yang akan dia hadapi. Tapi semua komentar yang dia berikan justru semakin membuka lebar spekulasi yang lebih liar tentang kemungkinan lain yang bisa terjadi. Dia mungkin saja akan bertahan di sana. Tapi kemungkinan untuk pindah juga tidak bisa langsung ditutup.
Apa yang akan terjadi berikutnya sebagian besar akan ditentukan dari prioritas Liverpool untuk musim yang baru. Tim yang pernah menjadi juara Inggris ini akan berusaha untuk memperbaiki semua kesalahan dan kelemahan mereka di musim sekarang. Sebelum otoritas resmi menyatakan bursa telah dibuka, The Reds sudah gencar mengincar beberapa nama yang akan masuk dalam prioritas mereka di bulan Juni.
Mereka akan bergerak cepat untuk menyambut Jeremy Jacquet yang akan pindah dari Rennes. Dia akhirnya akan bergabung dengan mereka setelah sepakat mengikat kontrak senilai 60 juta poundsterling di bulan Januari. Mereka juga sedang bersiap untuk menyambut Giovanni Leoni. Pemain ini siap kembali ke tengah mereka untuk laga pramusim setelah absen cukup lama, nyaris di sepanjang musim sekarang. Cedera serius yang menyerang otot ACL membuatnya hanya bisa menyaksikan sebagian besar musim sekarang dari bangku pemain cadangan.
Kalau saja Ibrahima Konate sepakat untuk memperpanjang kontraknya disini dan Virgl van Dijk masih bertahan untuk membantu rekan-rekannya melalui proses transisi ini, kekuatan pertahanan mereka mungkin akan terlihat leibh sehat daripada sekarang. Masalah cedera berulang yang dialami Joe Gomez telah menjadi kekhawatiran serius bagi Liverpool. Dengan perannya di tim yang perlahan berkurang, mungkin kepergian di musim panas akan menjadi keuntungan untuk semua pihak yang terlibat.
Sebenarnya tim ini masih memiliki beberapa pemain yang bisa bermain di kompetisi elite. Memindahkan pemain ini ke tim elite Eropa seperti AC Milan mungkin akan bisa membantunya mengembangkan karirnya sebaik yang dia harapkan. Selain itu, Liverpool juga disebut sedang mengincar pemain bek tengah yang baru. Ada Alessandro Bastoni yang masuk dalam daftar incaran mereka. Tapi nama ini sekaligus memperkuat anggapan kalau mungkin perjalanan Joe Gomez yang sudah cukup lama bersama mereka akan segera berakhir.

