Manchester United terus melangkahkan kaki mereka dengan proyek-proyek dan rencana-rencana yang baru. Michael Carrick sekarang sudah dipastikan akan memegang kendali penuh atas tim setelah mendapatkan kontrak sebagai pelatih permanen untuk beberapa tahun yang akan datang. Setelah menuntaskan pertarungan mereka di Liga Primer, sekarang Carrick berusaha untuk bisa membangun timnya lebih baik, mengandalkan tenaga-tenaga baru dari bursa transfer. Awalnya mereka berusaha untuk mengincar Rafael Leao dari AC Milan. Tapi sekarang sepertinya rencana ini harus kandas.
Rencana dengan Rafael Leao Terpukul
Manchester United terpaksa harus menahan langkah mereka untuk musim panas nanti. Tim ini sempat berusaha untuk mendatangkan bantuan untuk mengisi bagian depan mereka. Nama striker AC Milan, Rafael Leao, menjadi target mereka dengan semua kemampuan yang dia miliki. Tapi usaha Michael Carrick untuk menyematkan seragam mereka kepada striker ini sekarang terganjal.
Lahir di Portugal, pemain AC Milan ini mengalami musim yang sangat tidak memuaskan bersama Massimiliano Allegri. Dalam banyak kesempatan, dia lebih sering bertugas sebagai striker tengah. Padahal secara kemampuan, dia lebih alami bermain sebagai gelandang kiri. Di awal bulan ini, muncul kabar yang kurang menyenangkan. Allegri dan AC Milan tidak terlalu terkesan dengan penampilan yang ditunjukkan oleh striker mereka ini. Akibatnya, mereka secara terbuka mempertimbangkan kemungkinan untuk melkaukan penjualan di musim panas nanti.
Man United Tampil sebagai Kandidat
Seperti yang biasa terjadi, pendirian baru dari AC Milan ini langsung menjadi bahan bakar dari rumor yang baru. Langsung setelah mulai tersiar, beberapa tim menjadi kandidat tim yang baru bagi striker mereka. Manchester United masuk dalam daftar nama kandidat ini. Memang sampai detik ini, belum ada pengakuan resmi dari Old Trafford. Tapi sudah jadi rahasia umum kalau mereka sudah dari lama mengagumi permainan dari sang pemain berusia 26 tahun.
Ketika seorang pemain diisukan akan masuk dalam bursa transfer, valuasi menjadi faktor penting yang masuk dalam pertimbangan semua tim. Bagi Manchester United, ini juga yang mereka pertimbangkan sebelum memutuskan untuk melangkah. Dari informasi awal, pemain AC Milan ini dipatok di angka 50 juta Euro. Angka ini masih taksiran kasar. AC Milan bisa saja mematok angka lebih tinggi atau lebih rendah, tergantung dari penilaian emreka terutama dari segi kemampuan, pengalaman, modal yang dikeluarkan, sampai parameter lain.
Rafael Leao Tetapkan Pendirian
Hanya saja, keputusan dari sebuah klub untuk melego pemain mereka memang bukan satu-satunya faktor penentu dari kebijakan transfer sebuah tim. Bahkan ketika tim sudah memutuskan untuk melepas seorang pemain, mereka akan tetap meminta pertimbangan dari pemain yang dimaksud tentang keputusan ini. Untuk kasus Rafael Leao, AC Milan sudah mencoba membangun komunikasi dengan pemain mereka. Hanya saja, seperti yang masuk dalam daftar M88 berita, pemain AC Milan ini telah memberitahu pandangannya. Kepada penasihat spesial tim, Zlatan Ibrahimovic, dia mengungkap harapannya untuk tetap bisa bertahan di San Siro.
Informasi yang kami terima menyebut ada alasan di balik keputusan ini. Sang striker percaya diri kalau di musim yang baru, dia akan bisa membangun kembali reputasinya sebagai salah satu pemain penting mereka. Dia percaya diri kalau masa depannya di musim dan pelatih yang baru akan lebih baik, terutama setelah AC Milan memberhentikan Allegri dari pos pelatih.
Pria berusia 58 tahun ini akhirnya harus berpisah dengan tim yang dibangunnya selama ini. AC Milan memutuskan untuk memecatnya setelah mereka kalah di kandang sendiri dari Cagliari. Di hari terakhir La Lia Spanyol, mereka kalah 1-2 di kandang sendiri. Kekalahan ini memaksa mereka untuk tidak bisa ikut dalam pertarungan di Liga Champions untuk musim yang akan datang. Keputusan ini bagi beberapa pemain, termasuk yang diincar Manchester United tadi, dianggap sebagai angin positif. Mencoba mengamankan posisinya, dia cukup percaya diri ketika menyatakan kalau perubahan pelatih di im akan memberinya kesempatan yang lebih baik bukan hanya untuk tampil, tapi juga membuktikan kemampuannya. Memang sampai sekarang belum ada nama pasti yang diumumkan sebagai pelatih baru mereka. Tapi dia masih sangat percaya diri kalau pelatih baru akan memberinya kesempatan lebih baik untuk menunjukkan kemampuannya yang sebenarnya sebagai gelandang.
Kabar ini bagi beberapa penggemar AC Milan dianggap sebagai angin segar, terutama bagi mereka yang mendukungnya langsung. Tapi keputusan dari Rafael Leao ini juga langsung mendatangkan kabar kurang enak bagi tim-tim yang mengincarnya sejak beberapa bulan lalu. Keputusannya ini ibarat menghentikan semua rumor yang menyebut kalau dirinya mempertimbangkan kesempatan bermain di tempat yang baru.
Memang, keputusan ini sama sekali belum diartikan sebagai pendirian resmi tim. Mereka harus kembali melakukan negosiasi. Manchester United bisa saja memanfaatkan hal ini dengan menguji situasi yang berkembang. Mereka masih bisa memberikan penawaranuntuk menguji pendirian AC Milan sampai pemain yang merkea targetkan dan perwakilannya. Mereka akan coba memanfaatkan waktu 2 tahun lagi yang tersisa di kontraknya. Dengan waktu seperti ini, mereka masih akan bisa diuntungkan, paling tidak dari nilai transfer yang tidak akan terlalu besar, cukup untuk kemampuan finansial merkea.
Tapi tidak bisa disangkal kalau situasi seperti sekarang akan cukup berisiko. Daripada harus bertahan dengan satu orang pemain yang masih belum bisa dipastikan statusnya, akan baik bagi Old Trafford kalau mereka mempertimbangkkan pemain lain dari tempat yang lain. Mereka juga harus mempertimbangan masalah konsistensi bermain yang dialami Rafael Leao di AC Milan.
Ada beberapa kandidat yang layak untuk mereka pertimbangkan. Sejak beberapa waktu yang lalu, Carrick mulai dirumorkan tertarik dengan pemain asal Yunani, Christos Tzolis. Pembicaraan sampai sekarang masih terus berlangsung meski ada beberapa media yang menyebut pemain ini sudah pasti akan menolak permintaan untuk bergabung dari Old Trafford. Nama lain yang bisa merkea pertimbangkan adalah Jarrod Bowen. Pemain asal West Ham United ini memang bukan yang terbaik di kelasnya. Tapi permainannya di awal-awal musim bisa membantu West Ham United menghalau serangan dari lawan-lawan mereka. Tapi West Ham yang sekarang dipastikan akan terjun ke Championship musim depan membuat situasinya sangat tidak mendukung. Sangat mungkin dia akan terlibat dalam eksodus besar pemain West Ham, mencari tempat yang baru. Di sini Manchester United bisa memanfaatkan situasi ini dan memberinya penawaran untuk mejajal Manchester United.

