Bursa musim panas masih terus berjalan. Klub-klub yang mewarnai persaingan di Eropa masih berharap bisa menggunakan musim ini untuk mendapat keuntungan terbesar bagi pergerakan mereka untuk menyambut periode kompetisi yang baru. Dengan periode yang jauh lebih panjang dibandingkan musim dingin, musim panas selalu melibatka rumor transfer yang jauh lebih intens dari periode awal tahun. Dari Spanyol, AC Milan melirik kesempatan ini untuk memperkuat beberapa bagian yang keropos di musim lalu. Sempat muncul rumor kalau mereka sedang menargetkan pemain Manchester United, Mason Mount. Rumor ini semakin berhembus kencang setelah dikaitkan dengan peluang untuk reuni dengan mantan pelatihnya, Ruben Amorim. Tapi belakangan, ada fakta baru yang terungkap ke publik.
Sikap AC Milan tentang Mason Mount
AC Milan menegaskan sikap mereka tentang rekrutmen pemain baru di musim panas ini. Klub asal Spanyol ini memang masih berusaha untuk menargetkan beberapa pemain, terutama mereka dengan kemampuan spesifik yang mereka butuhkan. Ada beberapa nama yang menarik perhatian merkea, dengan harapan untuk bisa segera bergabung di musim panas. Tapi tak semua nama yang bocor ke media sama dengan daftar yang mereka miliki. Dalam beberapa waktu terakhir, publik sempat menerima kabar kalau tim ini sedang berusaha untuk menarik Mason Mount dari tempatnya sekarang di Manchester United. Tapi yang terjadi sebenarnya sangat berbeda. Dari informasi awal yang kami terima, klub ini justru menyatakan sebaliknya. Mereka sampai sekarnag masih belum melkaukan pembicaraan dengan perwakilan dari striker Old Trafford ini.
Rumor ini sebenarnya tidak terlalu mengejutkan. Kabar ini muncul kurang lebih di waktu yang bersamaan dengan keputusan besar dari AC Milan. Mantan pelatih mereka, Ruben Amorim, baru saja mendapat penunjukan sebagai pelatih baru di klub asal Spanyol ini. Seperti pelatih yang lain, Ruben Amorim dikabarkan tertarik untuk mendatangkan pemain yang dulu pernah bekerjasama dengannya di tim lama. Dari sini, dia menargetkan striker Manchester United tadi untuk segera bergabung dengan mereka di San Siro.
Kagumi Mason Mount
Kabar tentang langkah Ruben Amorim tadi memang sama sekali tidak mengejutkan Dari awal dia bergabung di Manchester United, publik sudah mengendus kalau dia akan berencana untuk mengambil langkah ini. Sejak awal, dia menyatakan rasa kagum kepada mantan pemainnya tadi. Bahkan beberapa media sempat menyebut kalaul sebenarnya sudah ada upaya dari AC Milan untuk menyatukan kembali dua nama ini. Ada beberapa bocoran yang menyebut kalau dua klub sudah saling bertukar informasi tentang langkah ini. Dari informasi yang berhembus, kemungkinan transfer akan dilakukan di kisaran 21,5 juta poundsterling.
Kabar ini sempat membuat penasaran penggemar dari kedua klub. Hanya saja, tak berselang lama, muncul kabar lain yang tidak kalah penting. Sumber yang dekat dengan tim ini justru memastikan hal sebaliknya. Berbeda dengan yang sempat beredar di publik. AC Milan memastikan kalau sampai saat ini belum ada kontak resmi yang terjalin antara mereka dengan perwakilan pemain Manchester United tadi.
Rumor Pergerakan AC Milan
Membantah rumor yang sempat beredar, kabar terbaru justru menyebut fakta menarik. Mason Mount kabarnya tak tertarik untuk mencari tempat bermain yang baru. Dia sampai saat ini masih percaya kalau Manchester United adalah tempat terbaik yang bisa menawarkan kesempatan dan peluang terbaik untuk berkembang secara karir dari semua aspek. Pertimbangan ini membuatnya memutuskan untuk bisa memperpanjang kontrak di sana. Rasa optimis untuk terus bermain di sana membuatnya sekarang terus intens melakukan latihan pribadi. Saat ini, striker Manchester United tadi sedang berada di Spanyol untuk menjalani seesi latihan dengan pelatih pribadi.
Menjalani latihan pribadi menjadi keputusan yang dia ambil setelah namanya tidak masuk dalam daftar skuad timnas Inggris untuk Piala Dunia 2026. Manchester United menggunakan kesempatan ini untuk memintanya ikut serta dalam latihan pramusim mereka. Menurut jadwal, dia akan bergabung dengan pemain Setan Merah yang lain dalam sesi ini pada 9 Juli yang akan datang.
Pertandingan ini memang tidak masuk dalam sistem peringkat langsung FIFA. Tapi pertandingan semacam ini sering digunakan tim untuk mengukur kemampuan mereka sebelum mengawlai musim baru. Bagi Manchester United, mereka akan menggunakan kesempatan ini dengan menguji kemampuan melawan tim lain. Ada AC Milan, Leeds United, Paris Saint-Germain, Atletico Madrid, Rosenborg, sampai Wrexham yang akan menjadi lawan tanding mereka sebagai pemanasan untuk menghadapi musim baru.
Untuk semua pertandingan ini, Mason Mount akan mempersiapkan dirinya dengan sebaik mungkin. Menampilkan hasil yang baik akan sangat membantunya untuk mendapat peran lebih besar dan rutin di musim kompetisi baru. Peran ini akan sangat penting setelah dia pertama bergabung dengan mereka setelah meninggalkan Chelsea pada musim panas 2023. Keputusan ini berlanjut dengan kesepakatan kerja yang berlaku selama 5 tahun. Setelah kontrak berakhir, Manchester United masih memiliki hak eksklusif untuk memperpanjangnya sampai 12 bulan berikutnya.
Daripada bergabung dengan AC Milan, Mason Mount memilih untuk mengembangkan karirnya di Old Trafford. Memang berpindah ke tempat lain di kondisi fisik sekarang yang kurang optimal membuatnya tidak punya banyak pilihan. Di musim yang lewat saja, dia sudah harus beberapa kali berurusan dngan masalah kebugaran. Masalah ini membuatnya kesuitan untuk menunjukkan kemampuan terbaik. Dibandingkan dengan pemain mereka yang lain, pemain ini hanya bisa tampil dalam 72 peratndingan. Dari semua kesempatan ini, dia memberikan 7 gol bagi mereka, di luar dari 2 asist dalam kesempatan terpisah.
Untuk musim lalu, penggemar Setan Merah bisa cukup puas. Statistiknya menunjukkan Mason Mount memberikan 3 gol dan 1 asist bagi mereka. Empat gol menjadi kontribusinya ketika mendapat 25 kesempatan tampil di periode ini.
Angka ini masih terbilang sangat rendah. Salah satu penyebabnya adalah dia yang harus absen ddari akhir bulan Januari sampai pertengahan bulan Maret. Cedera membuat Setan Merah tidak bisa menurunkannya ke tengah lapangan. Tapi berkat perawatan presisi, dia masih sempat terlibat dalam 6 dari 8 pertandingan terakhir Old Trafford di Liga Inggris. Kesempatan ini paling tidak masih mengambil peran dalam membantu Old Trafford mengamankan tiket ke UCL di musim baru.
Cedera memang masih menjadi salah satu masalah serius yang harus dia selesaikan. Tapi hal ini tidak menghapus kenyataan kalau pemain ini punya kemampuan unggul untuk bermain di beberapa pos secara terpisah. Kemampuan ini membuatnya memiliki peran penting dalam skuad mereka. Kemampuan ini juga yang akan diharapkan Michael Carrick untuk membantu mereka mendapatkan hasil yang lebih baik ketika memasuki musim baru.
Dengan kemampuannya, pemain kelahiran Inggris ini bisa bertugas sebagai striker mereka di sisi kanan atau kiri. Dia juga bisa bertugas sebagai gelandang untuk dua posisi yang berbeda. Kalau saja dia bisa bermain dengan unggul di sesi pramusim, Michael Carrick akan sangat mungkin memberinya peran menjanjikan ketika mereka masuk musim baru.

