Setiap langkah yang dilakukan Arne Slot kepada Liverpool sekarang otomatis menjadi perhatian publik. Banyak penggemar menyuarakan rasa kecewa mereka atas keputusan yang dibuat pelatih Liverpool ini kepada pemain dan strategi yang mereka gunakan. Pertandingan terbaru yang mempertemukan tim ini dengan Paris Saint-Germain menjadi puncak dari kekesalah penggemar kepada pelatih ini. Kalah telak dari Paris Saint-Germain tidak hanya membuat mereka harus menanggung malu setelah gagal sama sekali mencetak gol ke gawang lawannya. Tapi mereka juga dipastikan harus mengakhiri semua rencana di Liga Champions. PSG memastikan langka mereka terhenti lewat pertandingan terakhir. Akibat kekalahan telak ini, banyak fans mengkritik Arne Slot, termasuk dengan keputusannya menurunkan Alexander Isak.
Liverpool Kembali Kalah
Usaha Arne Slot dan anak buahnya untuk memastikan langkah mereka di Liga Champions terus berlanjut pada akhirnya harus selesai. Kemenangan mereka sebagai juara di kompetisi domestik rupanya tidak terlalu banyak membantu untuk musim ini. Semua usaha yang sudah disiapkan Arne Slot untuk menghadapi pertandingan penting di UCL harus berakhir. Mereka harus menerima kekalahan dengan skor telak 0-4 secara agregat. Paris Saint-Germain terbukti menjadi lawan yang terlalu kuat untuk mereka hadapi. Tapi kalah dari pertandingan ini tidak menjadi satu-satunya alasan fans sangat kecewa dengan Arne Slot. Banyak yang menyuarakan kekecewaan mereka terutama karena keputusan pelatih ini untuk menggunakan Alexander Isak dalam pertandingan yang sangat menentukan ini.
Pemain paling mahal yang didatangkan Liverpool ini memasuki lapangan sebagai bagian dari tim utama Liveprool dalam pertandingan ini. Pertandingan melawan Paris Saint-Germain sekaligus menjadi yang pertama dia dapatkan di tahun ini. Sebelumnya, dia harus menghabiskan waktu kurang lebih 4 bulan di bangku pemain cadangan. Sementara itu dia harus menghabiskan waktunya mengikuti program pemulihan yang dirancang tim medis mereka. Cedera patah tulang menjadi alasan dia harus menghabiskan waktu selama ini bukan di tengah lapangan.
Pemain baru Liverpool ini menyelesaikan penantiannya di bangku pemain cadangan saat mereka tampil melawan Paris Saint-Germain di markas mereka di Parc des Princes. Dia kemudian sempat kembali melakukan penampilan singkat saat mereka melawan Fulham di hari Sabtu yang lalu. Penampilan ini rupanya sudah cukup untuk meyakinkan Arne Slot untuk segera memberikan porsi yang lebih besar baginya. Pertandingan pada hari Selasa kemudian dipilih sebagai momen penting ini.
Kondisi Rekan Alexander Isak
Mohamed Salah dan Rio Ngumoha membuka jalan untuk Hugo Ekitike dan Alexander Isak. Tapi Hugo Ekitike kemudian tak bisa melanjutkan permainannya. Dia harus ditandu keluar dari lapangan oleh tim medis mereka di babak pertama. Cedera yang cukup serius menjadi penghenti penampilan pemain ini dalam pertandingan melawan PSG. Belum ada informasi lebih lanjut tentang cedera yang dia alami. Tapi dari yang terlihat di tengah lapangan, banyak yang mulai khawatir kalau cedera ini mungkin juga akan menghentikan kesempatannya untuk bertanding di Piala Dunia.
Keluarnya dia lebih awal dari seharusnya membuat Arne Slot harus memutar otak dengan cepat. Awalnya dia hanya berencana untuk mempertahankan Alexander Isak hanya selama 45 menit bermain. Memang pelatih kelahiran Belanda ini kemudian memanggil pemain berdarah Skandinavia ini untuk keluar di babak pertama terlepas dari cedera yang dialami pemain sebelumnya.
Statistik Bermain Alexander Isak
Tapi, sementara Alexander Isak harus menempati posisinya di bangku pemain cadangan, pemain ini tak banyak menjalankan perannya. Pemain kelahiran Sweedia ini hanya mencatatkan 5 kali upaya menyentuh bola selama babak pertama yang dijalaninya di Anfield.
Memang pemain Liveprool ini paling tidak berusaha untuk melakukan 1 kali serangan yang mengarah ke gawang lawan mereka. Upaya ini dia lakukan dalam periode singkat yang dijalani dalam pertandingan ini. Tapi penggemar mereka menyorot kalau pemain yang sama juga beberapa kali melakukan kesalahan. Dari yang kami lihat, pemain ini paling tidak melakukan kesalahan offside 2 kali. Dia juga hanya bisa menang 1 kali dari 4 kesempatan terlibat dalam duel di udara. Catatan yang minim ini terus terjaga sampai akhirnya Arne Slot memutuskan untuk langsung mengeluarkannay dari pertandingan ini.
Situasi mereka sempat lebih baik ketika Arne Slot memutuskan untuk menggunakan bantuan dari pemain legendaris mereka, Mohamed Salah. Ditugaskan untuk menggantikan Hugo Ekitike, pemain asal Mesir ini langsung menunjukkan kemampuannya. Dia melakukan 4 kali serangan ke gawang lawan mereka. Dia juga sempat melakukan 3 kali upaya menggiring bola. Upaya ini patut diapresiasi meski banyak orang berharap kalau dia bisa melakukan hal yang lebih baik. Banyak orang berspekulasi kalau Mohamed Salah tak akan mau menggunakan tenaganya terlalu banyak. Keputusan untuk meninggalkan tim yang sudah membesarkan namanya telah dia ambil dan jelas dia tidak ingin terlalu banyak meninggalkan kesan di tempat ini.
Ngumoha juga sempat memaksa penjaga gawang PSG, Matvey Safonov, untuk berjuang keras mengamankan gawang mereka berkat serangan kilatnya ke sisi kanan gawang. Tapi tak ada satu pun pemain dari barisan Liverpool yang bisa menemukan cara yang tepat untuk menghantam pertahanan pemain Luis Enrique. Tidak ada satu pun gol yang bisa mereka cetak ke gawang Paris Saint-Germain. Sebaliknya, Ousmane Dembel berhasil mencetak gol dari depan gawang Liverpool. Gol ini menjadi kunci terakhir yang memastikan tiket PSG ke semifinal Liga Champions terjaga. Di tahap ini, mereka tinggal menanti pemenang dari pertandingan antara Real Madrid dan Bayern Munich.
Setelah Ngumoha memecahkan rekor yang dipegang Raheem Sterling di Liga Primer setelah mereka menang dari Fulham, Arne Slot sempat memberikan petunjuk. Dia sempat menyebut kalau pemain yang masih berusia 17 tahun ini sudah lebih dari siap untuk menghadapi semua tekanan dari lawan-lawan di kompetisi elite. Tapi yang terlihat di lapangan justru menunjukkan kalau pemain ini masih jauh dari klaim fantastis ini.
Tidak ada ruang untuk perasaan yang tersinggung bagi Arne Slot. Pelatih Liverpool ini menolak untuk menurunkan Raheem Sterling di pertandingan terkahirnya di Liga Champions bersama tim ini. Sebaliknya, dia lebih memilih untuk mengutamakan kemenangan di duel di udara dan insting predator yang sama-sama dimiliki Hugo Ekitike dan Alexander Isak.
Memiliki asumsi tentang apa yang dibutuhkan mungkin bisa menjadi kemampuan yang baik. Tapi statistik pertandingan menunjukkan kalau mereka kurang mengoptimalkan kemampuan dan peran Mohamed Salah. Pemain kelahiran Mesir ini menggiring bola paling sering ke kotak penalti dalam 12 kesempatna. Dia juga melakukan asist terprediksi yang paling sering dengan 0,52 dalam 90 menit pertandingan. Pemain yang sama juga menjadi pemain terbanyak kedua yang berhasil menerima bola di kotak penalti dengan 14 kali kesempatan. Semuanya dia dapatkan dalam 2 leg mereka dengan PSG. Salah sayangnya hanya bermain tak lebih dari 180 menit. Saat kehadirannya mungkin tidak terlalu banyak membantu mereka, tapi keputusan Slot untuk lebih memilih Alexander Isak daripada sang pemain legendaris akan menjadi kesalahan fatal yang terus diingat penggemar.
